Ini Rute Mudik Gratis Pemprov Sulsel, Daftar Sekarang sebelum Kuota Penuh
- 08 Mar 2026 11:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya transportasi. Program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan” ini diperkirakan bakal menjadi incaran banyak warga karena menyediakan perjalanan gratis sekaligus bantuan paket sembako bagi peserta.
Program ini secara resmi membuka pendaftaran pada Selasa, 10 Maret 2026. Masyarakat yang ingin mengikuti perjalanan pada berbagai rute mudik yang telah disiapkan dapat datang langsung ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 15, Makassar, tepatnya di depan kawasan KIMA. Proses pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WITA.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman menjelang lebaran.
"Melalui program tersebut pemerintah tidak hanya menyediakan kendaraan untuk perjalanan pada sejumlah rute mudik, tetapi juga memberikan dukungan logistik berupa paket sembako bagi peserta yang terdaftar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat saat merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 8 Maret 2026.
Program yang diinisiasi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini juga menghadirkan fasilitas tambahan yang cukup menarik. Peserta yang ingin membawa kendaraan roda dua ke daerah tujuan juga difasilitasi dengan armada mobil box khusus pengangkut sepeda motor.
Sementara itu, sejumlah rute mudik yang disiapkan pemerintah menjangkau berbagai daerah strategis di Sulawesi Selatan. Rute tersebut meliputi Makassar–Parepare, Makassar–Sidrap, Makassar–Wajo, Makassar–Palopo, Makassar–Masamba–Malili, Makassar–Bantaeng, Makassar–Bulukumba, Makassar–Selayar, Makassar–Sinjai, hingga Makassar–Watampone.
Beragam pilihan rute mudik tersebut diharapkan dapat mengakomodasi masyarakat dari berbagai wilayah yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus menempuh perjalanan jauh menggunakan kendaraan pribadi.
Keberangkatan peserta program mudik gratis ini dijadwalkan pada 16 Maret 2026 pukul 10.00 WITA. Titik kumpul dan keberangkatan dipusatkan di kawasan Jembatan Toraja Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Peserta yang telah terdaftar diminta hadir lebih awal sekitar pukul 08.00 WITA untuk proses pengecekan data serta persiapan sebelum perjalanan dimulai.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat wajib membawa sejumlah dokumen sebagai syarat administrasi. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain fotokopi KTP atau SIM, fotokopi Kartu Keluarga, serta fotokopi dokumen kendaraan bagi peserta yang ingin mengirim sepeda motor ke daerah tujuan melalui fasilitas pengangkutan.
Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan juga mengingatkan bahwa kuota peserta dalam program ini cukup terbatas. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin menikmati perjalanan gratis melalui berbagai rute mudik tersebut disarankan segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyiapkan sekitar 13 unit bus besar dengan kapasitas 35 hingga 40 kursi per kendaraan. Armada ini diperkirakan mampu mengangkut sekitar 500 penumpang untuk perjalanan mudik melalui jalur darat.
Selain itu, program ini juga mendapat dukungan dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jasa Raharja yang menyediakan tambahan hingga 10 unit bus berkapasitas 23 kursi. Dukungan tersebut diprioritaskan untuk perjalanan pada rute mudik Makassar menuju Palopo yang biasanya menjadi salah satu jalur paling ramai saat musim mudik. Dengan tambahan armada tersebut, total kapasitas peserta yang bisa diberangkatkan dalam program mudik gratis ini diperkirakan mencapai sekitar 700 hingga 750 orang.
Selain membantu masyarakat dari sisi biaya perjalanan, program ini juga memiliki tujuan lain yang tidak kalah penting, yakni mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh saat arus mudik. Selama ini, perjalanan mudik menggunakan motor kerap memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi. Melalui penyediaan transportasi massal pada berbagai rute mudik, pemerintah berharap perjalanan masyarakat menuju kampung halaman bisa berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman.
Program Mudik Aman Berbagi Harapan menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang dihadirkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung mobilitas warga menjelang hari raya. Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan jumlah rute yang lebih luas, program ini diperkirakan akan kembali menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa biaya transportasi.