MBG Diharapkan Menjawab Permasalahan Gizi Buruk di Bandar Lampung

  • 06 Mei 2025 09:01 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung: Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan kolaborasi strategis untuk menangani masalah gizi khususnya yang dialami oleh anak-anak dan ibu hamil.di Kota Bandar Lampung, dengan menggelar sosialisasi program MBG di GOR Bintang, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (3/5/2025).

Sosialisasi MBG dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian, Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional Ary Santoso, serta Camat Kedaton Sapto Haryanto.

Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN menghadirkan program bertahap untuk mengatasi permasalahan gizi buruk, dimulai dengan pemberian makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat.

“Saat ini, kami bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk mensosialisasikan pentingnya konsumsi makanan bergizi melalui program pemberian makanan bergizi secara gratis,” ucap Rahmawati Herdian.

“Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung diharapkan dapat segera merata agar masyarakat, terutama di Kota Bandar Lampung, dapat merasakan manfaatnya dan memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian, menyampaikan program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah telah menunjuk BGN sebagai pengelolah sekaligus pengawas dalam program MBG.

Dengan sosialisasi program MBG, Rahmawati Herdian berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga asupan gizi yang berkualitas.

“Kami berupaya mengajak seluruh masyarakat di Lampung untuk mendukung program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini. Oleh karena itu, kami juga mengajak bapak dan ibu sekalian untuk membantu menyebarkan informasi penting terkait program ini kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar,” kata Rahmawati.

Mitra kerja pemerintah, Badan Gizi Nasional (BGN), yang diwakili Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional Ary Santoso, menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi program MBG.

“Kami mengajak bapak dan ibu sekalian untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan program ini, karena konsumsi makanan bergizi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan individu dan masa depan bangsa,” kata Ary Santoso.

“Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menekan angka kekurangan gizi, bahkan mencapai tujuan untuk menghilangkannya, sekaligus mencegah stunting yang saat ini masih menjadi tantangan, khususnya di beberapa daerah di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini di Kota Bandar Lampung, pembangunan dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) masih belum mencapai target. Dengan adanya sosialisasi ini ke depan diharapkan akan berdiri dapur sehat dibeberapa daerah di Kota Lampung.

“Melalui kolaborasi dan upaya bersama dalam menyosialisasikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), diharapkan semakin banyak pihak yang mendaftar untuk menjadi SPPG,” ucap Ary.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, program ini juga membuka peluang lapangan kerja dan melibatkan UMKM, khususnya dalam penyediaan bahan baku makanan bergizi.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan program ini, agar generasi penerus bangsa dapat tumbuh lebih sehat dan kuat. Dengan demikian, kita dapat mencetak generasi emas yang akan membawa Indonesia menuju kemajuan pada tahun 2045.” Kata Ary.

Camat Kedaton, Sapto Haryanto, menyampaikan dukungannya terhadap program MBG untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat khususnya di Kota Lampung.

“Hadirnya Badan Gizi Nasional pada hari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kita semua mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi. Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan masyarakat agar mencermati dan, jika memungkinkan, mencatat informasi yang disampaikan,” kata Sapto Haryanto.

“Saya yakin program ini sangat dinanti oleh bapak dan ibu sekalian. Hal ini diperkuat oleh beberapa peserta yang tadi, sebelum acara dimulai, menyampaikan kepada saya mereka penasaran dan ingin berpartisipasi sebagai bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ujarnya.

Sapto juga berharap agar program MBG yang menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo dapat terlaksana dengan baik dan segera memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat.

Hadirnya program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan gizi buruk dan stunting yang masih terjadi di Kota Bandar Lampung.

Dengan pelaksanaan yang menyeluruh, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat Kota Lampung, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan cerdas sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....