Melihat Gaya Kerja Anak Muda Menurut Psikolog
- 13 Okt 2025 11:08 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Gaya kerja generasi muda saat ini mengalami perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Anak muda kini cenderung mencari lingkungan kerja yang fleksibel, kreatif, dan memberikan ruang untuk mengekspresikan diri. Fenomena ini mencerminkan cara pandang baru terhadap makna produktivitas dan keseimbangan hidup.
Psikolog Andi Cahyadi, M.Psi., menilai perubahan ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan perubahan nilai dalam dunia kerja.
“Anak muda sekarang lebih fokus pada well-being dan makna dari pekerjaan mereka. Mereka ingin bekerja bukan hanya untuk gaji, tapi juga untuk mendapatkan kepuasan batin dan pengalaman baru,” ujar Andi, Senin (13/10/2025).
Ia menjelaskan, generasi muda cenderung menolak sistem kerja yang kaku dan hierarkis. Mereka lebih menyukai pola kerja yang kolaboratif, terbuka, dan berbasis hasil.
“Kalau dulu orang bangga punya jabatan, sekarang banyak anak muda yang lebih bangga kalau bisa kerja dengan waktu fleksibel, tapi tetap produktif dan berdampak,” tambahnya.
Menurut Andi, kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan era digital yang memungkinkan berbagai profesi baru bermunculan. Mulai dari freelancer, remote worker, hingga content creator, semua menjadi pilihan realistis bagi anak muda yang ingin mengejar passion sekaligus penghasilan.
Meski demikian, Andi mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab.
“Kebebasan bekerja itu menyenangkan, tapi tetap harus diimbangi dengan disiplin, manajemen waktu, dan pengendalian diri,” jelasnya.
Ia menutup dengan pesan reflektif bahwa setiap generasi memiliki caranya sendiri dalam memaknai kerja.
“Yang penting bukan di mana kamu bekerja, tapi bagaimana kamu tumbuh dan berkontribusi lewat pekerjaanmu,” pungkas Andi Cahyadi.