Rasa Nasionalisme mulai Tergerus, Ini Kata Akademisi Unmer
- 16 Agt 2024 10:41 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Akademisi dari Universitas Merdeka (Unmer) Madiun menilai rasa nasionalisme di kalangan masyarakat terutama anak muda mulai tergerus oleh banyak hal. Salah satunya karena pengaruh arus globalisasi dan digitalisasi yang sangat masif.
Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unmer Madiun, Maria Magdalena Widiantari mengatakan, rasa kebersamaan di antara masyarakat kini mulai luntur. Dengan kecanggihan teknologi yang ada, masyarakat menjadi anti sosial, dan cenderung apatis.
Padahal, nilai gotong-royong, kerjasama, dan rasa empati seharusnya tertanam kuat di masyarakat. Sebab, kemerdekaan yang diraih Bangsa Indonesia saat ini, merupakan perjuangan yang dilakukan secara bersama-sama.
“Indonesia ini dibangun atas dasar kebersamaan, tetapi kadang-kadang orang ingin menonjolkan diri sendiri, kelompoknya atau golongannya sendiri, akhirnya tidak bisa dihindari adanya perpecahan yang efeknya akan membuat banyak generasi muda kita apatis terhadap bangsa kita sendiri,” ujarnya saat berbincang dengan RRI menyambut HUT ke-79 RI, Jum’at (16/8/2024).
Hal itu kata Ria-sapaan akrabnya, diperparah dengan narasi-narasi negatif di media sosial. Bahkan menghina, mencela, menjelekkan pemimpin negara.
“Saya melihatnya prihatin ya, sekarang ini begitu mudahnya orang menghina, mencela, mengolok-olok negara sendiri, seolah-olah bangsa ini bukan milik kita padahal kita hidup dan tinggal di Indonesia, yang kita narasikan selalu kebencian, kekecewaan. Karena narasi itu terus diulang-ulang di lini banyak media sosial pada akhirnya bisa menanamkan nilai-nilai tidak baik di generasi kita, itu yang perlu diwaspadai,” tambahnya.
Dosen Ilkom Unmer Madiun ini menegaskan, Indonesia membutuhkan kesadaran bersama, bahwa apa yang dilakukan akan berdampak pada orang lain di sekitar. Karenanya ia mengajak semua pihak memiliki rasa nasionalisme dengan membuat narasi yang bermanfaat dan mendukung nilai-nilai kebersamaan, yang berimbas pada kekuatan NKRI di masa yang akan datang.
“Tantangan kita sangat berat, tapi kita harus berperan serta untuk menciptakan situasi dan kondisi yang berdampak positif terhadao negara kita. Pesan saya jangan lelah mencintai Indonesia, dan jangan berhenti merawat Nusantara,” tegas Ria.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....