Kota Madiun Alami Deflasi Imbas Harga Beras Turun

  • 03 Jun 2024 15:55 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Kota Madiun pada Mei 2024 mengalami inflasi -0,04 persen (deflasi). Hal itu salah satunya disebabkan harga beras di pasaran mengalami penurunan cukup signifikan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Abdul Azis menyebut, beras mengalami penurunan harga cukup tinggi 5,89 persen sehingga menjadi komoditas utama penyumbang deflasi. Menurut Azis, panen raya di wilayah Madiun Raya menjadi alasan utama harga beras di Kota Madiun turun.

“Harga beras di bulan Mei cenderung turun karena bulan April-Mei terjadi panen raya, dan beras hasil panen itu mulai masuk pasaran pada Mei, sehingga mengalami penurunan harga,” katanya saat menggelar pers rilis, Senin (3/6/2024).

Selain beras, sejumlah komoditas lain penyumbang deflasi di Kota Madiun, yaitu menurunnya harga tomat, daging ayam ras, cabai rawit, angkutan antar kota hingga turunnya tarif kendaraan travel. Sedangkan komoditas penyumbang inflasi di antaranya naiknya harga bawang merah, telur ayam ras, cabai merah, sigaret kretek mesin (SKM) hingga naiknya harga emas perhiasan.

Berdasarkan data BPS, inflasi Kota Madiun pada Mei 2024 lebih rendah dibanding inflasi Jawa Timur -0,21 persen, namun di atas inflasi nasional -0,03 persen. Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah daerah lebih waspada untuk menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Pemerintah jangan lengah dengan adanya deflasi ini, tetap harus dijaga kestabilan harganya supaya tidak mengalami kenaikan harga yang tinggi,” tegas Azis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....