Wacana Pemindahan PKL di Kota Madiun Menuai Reaksi
- 25 Nov 2023 18:50 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Wacana pemindahan pedagang kaki lima (PKL) Jalan Diponegoro, Kota Madiun ke Jalan Rimba Dharma menuai reaksi. Bahkan perwakilan PKL didampingi serikat buruh Madiun Raya (SBMR) telah melakukan audiensi dengan Dinas Perdagangan pada Kamis lalu (23/11/2023).
Ketua SBMR, Aris Budiono menilai, pemindahan PKL Jalan Diponegoro ke Rimba Dharma semestinya tidak dilakukan. Alasannya karena para pedagang sudah puluhan tahun berjualan di Jalan Diponegoro.
Jika nantinya dipindah, mereka khawatir pendapatan yang diperoleh merosot. Apalagi lokasi yang selama ini ditempati jauh lebih strategis dibanding lokasi baru.
"Kurang lebih ada 30-an PKL di Jalan Diponegoro, mereka ditawari pindah ke Rimba Dharma. Dari sisi lokasi jualannya saja sempit dan tidak strategis," katanya, Sabtu (25/11/2023).
Aris menyebut, SBMR akan mengawal dan mendampingi para PKL Jalan Diponegoro. Sebab pembangunan sentra kuliner di Jalan Rimba Dharma awalnya digunakan untuk merelokasi PKL di Jalan dr. Soetomo.
"Kalau PKL jalan dr. Soetomo kan memang crowded disitu, mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Nah kalau keberadaan PKL Jalan Diponegoro kan nggak mengganggu," tambahnya.
Sementara itu dikutip dari Radar Madiun, Kepala Dinas Perdagangan, Ansar Rosidi menyebut, konsep relokasi PKL di Jalan Rimba Dharma itu hanya sebatas tawaran. Opsi tersebut tidak hanya berlaku bagi pedagang di sepanjang Jalan Diponegoro, tetapi juga pedagang di Jalan Sombo dan Jalan dr. Soetomo.
Yang jelas, kata dia, relokasi tersebut sifatnya tidak memaksa. Hanya berlaku bagi mereka yang memang berniat pindah.
Apalagi, kapasitas sentra kuliner di Jalan Rimba Dharma juga terbatas. Hanya cukup menampung 121 PKL.
‘’Kami buka kesempatan pendaftaran (relokasi di Jalan Rimba Darma. Red) hingga 15 Desember mendatang,’’ katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....