Cuaca Madiun Raya 6-8 Oktober 2026, Cerah-Cerah Berawan-Berawan, Potensi Hujan Lokal.
- 06 Okt 2026 12:09 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Prospek cuaca wilayah Madiun Raya untuk 3 hari ke depan cerah, cerah berawan, hingga berawan, dengan potensi hujan lokal di beberapa wilayah akibat efek orografis pada siang menjelang sore hari. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, cuaca Madiun Raya:
Pagi hari, cuaca berawan hingga udara kabur (haze) di Madiun dan Ngawi, serta berpotensi terjadi kabut tipis di Ponorogo dan Magetan, dengan suhu berkisar 21–29 °C dan kelembapan relatif tinggi mencapai 56–88%. Sementara itu, wilayah pesisir Pacitan cenderung cerah berawan dengan suhu 23–27 °C. Angin bertiup relatif tenang dari arah Selatan hingga Tenggara, sedangkan khusus Pacitan angin bertiup dari arah Timur-Tenggara, dengan kecepatan sekitar 5–15 km/jam.
Siang hari, cuaca cerah hingga cerah berawan dengan cuaca panas dan menyengat di Madiun, Ngawi, dan Ponorogo, dengan suhu udara mencapai 33–37 °C serta kelembapan relatif rendah sekitar 32–50%. Sementara itu, wilayah lereng Gunung Lawu di Magetan cenderung lebih sejuk dengan suhu 22–33 °C dan masih berpotensi terbentuk awan konvektif. Untuk wilayah pesisir Pacitan, suhu berkisar 30–33 °C dengan kelembapan relatif lebih tinggi, sekitar 50–66%. Angin secara umum bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan sekitar 5–25 km/jam.
Malam hingga dini hari, cuaca berawan hingga udara kabur (haze) di Madiun, Ngawi, dan Ponorogo, dengan suhu berkisar 21–26 °C serta kelembapan relatif tinggi mencapai 75–95%. Sementara itu, dataran tinggi Magetan berpotensi mengalami suhu lebih dingin hingga 15–18 °C, disertai potensi kabut tebal (fog). Wilayah pesisir Pacitan memiliki suhu sekitar 23–25 °C dengan kelembapan tinggi mencapai 85–95%, dipengaruhi embusan angin darat dari arah Utara hingga Timur Laut, sedangkan wilayah dataran utara cenderung mengalami angin tenang dari arah Selatan-Barat Daya dengan kecepatan relatif rendah sekitar 5–15 km/jam.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk, Setiyaris mengatakan, untuk wilayah perairan pantai Pacitan, cuaca cerah berawan hingga berawan tanpa indikasi potensi hujan badai, sementara angin permukaan bertiup cukup kencang dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 11–46 km/jam. Arus laut secara umum bergerak ke arah Barat dengan kecepatan sekitar 0,9–1,4 knot. Tinggi gelombang laut berkisar 1,8–2,6 meter atau kategori sedang hingga tinggi di wilayah pesisir, dan dapat mencapai 2,5–4,0 meter di perairan Samudra Hindia bagian laut lepas. Setiyaris menghimbau masyarakat untuk mengantisipasi cuaca panas dengan menjaga kecukupan cairan tubuh.
”Masyarakat diimbau mengantisipasi cuaca panas dan kondisi udara yang lebih kering dengan menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari,” ungkap Setiyaris, Selasa 6 Oktober 2026.
Selain itu, seiring kondisi kering yang masih berlangsung, penggunaan air perlu dihemat dan kewaspadaan terhadap kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan tetap perlu ditingkatkan. Masyarakat juga diharapkan terus memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi BMKG melalui laman BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg. (Shabrina)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....