Ziarah Monumen Soco, Bupati Magetan Dorong Sejarah Jadi Edukasi Generasi Muda

  • 01 Okt 2026 09:29 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Monumen bersejarah Soco, di Desa Soco, Kecamatan Bendo, Magetan, Jawa Timur kembali menjadi tempat sakral peringkat hari Kesaktian Pancasila.

Bupati Magetan Nanik Sumantri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan menggelar upacara sekaligus berziarah dan doa bersama di Monumen Soco, Kecamatan Bendo, Rabu (1/10/2026).

Doa dipanjatkan untuk para syuhada yang menjadi korban kekejaman PKI pada 1948 di Desa Soco. Ziarah dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah bagian Monumen Soco, termasuk gerbong Kertapati yang digunakan untuk mengangkut para korban pada masa itu.

Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan Monumen Soco memiliki nilai sejarah penting, terutama terkait peristiwa 1948. Menurutnya, keberadaan monumen tersebut perlu terus dikenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Monumen Soco merupakan salah satu monumen yang sangat bersejarah, khususnya berkaitan dengan peristiwa tahun 1948. Di sini juga terdapat banyak tokoh yang menjadi korban keganasan PKI,” kata Nanik.

Pemkab Magetan, lanjut Nanik, akan berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah dan instansi terkait untuk mengembangkan pemanfaatan kawasan Monumen Soco. Selain menjadi lokasi kegiatan peringatan, monumen tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sejarah.

“Harapannya, ke depan Monumen Soco tidak hanya digunakan untuk upacara, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. Nanti akan kami koordinasikan dan rapatkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Nanik juga mengingatkan masyarakat dan generasi muda agar memahami Pancasila tidak sebatas sebagai dasar negara, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila sebagai dasar negara harus betul-betul dipahami, dimengerti, dan dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat. Butir-butir Pancasila harus kita jadikan pedoman hidup dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Rangkaian kegiatan di Monumen Soco kemudian diakhiri dengan pemberian tali asih kepada warga sekitar yang membutuhkan. Pemberian tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....