Desa Caluk Ponorogo Masuk Pemetaan Penanganan Kekeringan

  • 22 Sep 2026 11:11 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Ponorogo mulai masuk dalam pemetaan penanganan dampak kekeringan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen di Desa Caluk untuk mengetahui kondisi sekaligus kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

“Di Caluk kalau dari surat kemarin yang terdampak itu sekitar 10 KK-an. 10 KK itu sekitar 30 orang ya, jadi nggak banyak. Kemarin kan dicek dulu kira-kira berapa tendon yang dibutuhkan,” ujarnya, kemarin.

Meski demikian, data tersebut belum menjadi angka final. BPBD masih melakukan verifikasi lebih lanjut melalui asesmen lapangan untuk memastikan jumlah warga terdampak serta kebutuhan penanganannya.

Masun menyebut, kekeringan di Desa Caluk bukan merupakan kejadian pertama. Kondisi serupa juga dialami warga di wilayah tersebut pada tahun sebelumnya.

Menurut Masun, BPBD Ponorogo memastikan penanganan dampak kekeringan akan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kelompok relawan dan mitra lainnya. Pada tahun lalu, penanganan kekeringan di Desa Caluk dilakukan oleh kelompok relawan Driver Ponorogo Selatan.

“Jadi nanti bantuan untuk warga Desa Caluk akan kami koordinasikan berdasarkan hasil asesmen serta pembagian tugas dengan kelompok relawan,” tambahnya.

Sementara itu, BPBD Ponorogo mencatat sedikitnya empat desa telah masuk dalam penanganan dampak kekeringan. Wilayah tersebut meliputi Dusun Dungus, Desa Karangpatihan di Kecamatan Pulung, Dusun Bungur, Desa Munggu di Kecamatan Bungkal, Dusun Sidowayah Desa Sidoharjo di Kecamatan Jambon, serta Dusun Kroyo Desa Gelangkulon di Kecamatan Sampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....