Dorong Pelayanan Profesional dan Optimalkan PAD, Pemkab Madiun Bina 67 Juru Parkir
- 20 Sep 2026 14:48 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Sebanyak 67 juru parkir (jukir) mendapatkan pembinaan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun di Rumah Makan Lembah Wilis, Jalan Raya Kresek, Kecamatan Wungu. Pembinaan dilakukan untuk memperkuat pemahaman teknis, memperketat kedisiplinan, serta mengasah profesionalisme para petugas di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan publik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dioptimalkan.
Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menyampaikan bahwa pembinaan ini juga melibatkan Polres Madiun, Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Inspektorat Kabupaten Madiun. Pada kegiatan ini, para jukir diberi pemahaman terkait tata kelola perparkiran.
"Fokus utama kegiatan ini adalah edukasi dan transfer knowledge. Kami ingin para juru parkir memahami betul tata kelola perparkiran, baik Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas jasa parkir maupun retribusi parkir. Semua memiliki payung hukum yang jelas dan berperan penting sebagai salah satu penyokong PAD kita," tegas Purnomo dikutip pada Minggu (20/9/2026).
Selain pemahaman regulasi keuangan daerah, Purnomo juga menekankan pentingnya penguasaan teknis penataan kendaraan di lapangan. Sebab, peraturan parkir di tepi jalan umum berbeda dengan tempat khusus seperti hotel, pusat perbelanjaan, rumah sakit, maupun lokasi hiburan.
Penataan yang sesuai prosedur krusial untuk mencegah penyempitan jalan, kemacetan, serta meminimalkan potensi konflik. Melalui pembinaan ini, juru parkir didorong untuk mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Sektor perparkiran terbukti memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Kabupaten Madiun. Hingga Agustus 2026, realisasi PAD dari pelayanan parkir telah mencapai Rp4.720.092.500,00. Angka ini menyentuh 61,30 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun anggaran 2026 sebesar Rp7.700.000.000,00.
Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis target tersebut dapat tercapai seiring dengan meningkatnya kesadaran dan tata kelola yang makin transparan di tingkat petugas lapangan.
"Parkir memang menjadi salah satu sumber PAD, tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah kepuasan publik. Layanan parkir harus menghadirkan rasa aman, tertib, dan humanis bagi seluruh warga," pungkasnya.
Melalui program edukasi berkelanjutan ini, diberharap seluruh juru parkir mampu mengikis keluhan masyarakat, bekerja penuh tanggung jawab, dan menerapkan sikap ramah dalam berinteraksi dengan pengguna jasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....