Dinkes Magetan Temukan 580 Kasus TBC, Baru Penuhi 31 Persen Target 2026

  • 31 Jul 2026 16:18 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 580 warga terindikasi menderita tuberkulosis (TBC) hingga Juli 2026. Angka tersebut merupakan hasil penemuan kasus melalui program Active Case Finding (ACF) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terus digencarkan di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Rohmat Hidayat, mengatakan Kementerian Kesehatan RI menetapkan target penemuan sebanyak 1.878 kasus TBC di Magetan sepanjang 2026. Dengan capaian 580 kasus, realisasinya baru sekitar 31 persen dari target tersebut.

Menurut Rohmat, target yang cukup tinggi bukan menunjukkan peningkatan jumlah penderita, melainkan sebagai upaya mempercepat deteksi sehingga pasien dapat segera menjalani pengobatan dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

"Target penemuan kasus TBC itu merupakan estimasi jumlah kasus yang harus ditemukan. Tujuannya agar penderita bisa cepat diketahui, segera diobati, dan tidak menjadi sumber penularan di masyarakat," ujarnya.

Untuk mengejar target tersebut, Dinkes Magetan mengoptimalkan sejumlah strategi, mulai dari pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, Active Case Finding, hingga pemanfaatan alat rontgen portabel bantuan Kementerian Kesehatan yang dioperasikan secara bergilir di 22 puskesmas. Pemeriksaan difokuskan kepada warga yang mengalami gejala maupun memiliki faktor risiko tertular TBC.

Saat ini Kabupaten Magetan memiliki satu unit alat rontgen portabel yang digunakan untuk mendukung percepatan deteksi kasus. Menurut Rohmat, alat tersebut aman digunakan oleh seluruh kelompok usia dan mampu membantu tenaga kesehatan menemukan kasus TBC lebih cepat.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami batuk berkepanjangan lebih dari dua pekan atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC agar segera memeriksakan diri. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk memastikan diagnosis sekaligus mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyebut percepatan penemuan kasus TBC menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Hal itu dilakukan untuk mendukung target yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan sekaligus meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Menurutnya, hingga pertengahan tahun ini capaian penemuan kasus masih berada di kisaran 31 persen sehingga upaya skrining akan terus diperluas.

"Kami berharap target penemuan kasus dapat tercapai sehingga seluruh penderita memperoleh pengobatan secepatnya. Namun yang paling utama adalah masyarakat Magetan tetap sehat dan angka kasus TBC dapat terus ditekan," ujar Nanik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....