Perkuat Identitas Daerah, Pemkab Madiun Gelar Lomba Senam Jurus Kampung Pesilat

  • 08 Sep 2026 13:23 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Lomba Senam Jurus Kampung Pesilat di Pendopo Muda Graha, Selasa 8 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dengan menggandeng Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Madiun.

Lomba senam ini diikuti sebanyak 85 peserta yang merupakan perwakilan dari 15 kecamatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta Bhayangkari Kabupaten Madiun.

Kepala Disparpora Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, menyampaikan ajang ini diselenggarakan sebagai sarana memperkuat identitas daerah sekaligus untuk memasyarakatkan olahraga.

"Maksud dan tujuan lomba ini pertama untuk memperkenalkan dan memasyarakatkan gerakan senam Kampung Pesilat. Kedua, memperkuat identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia, dan ketiga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga guna meningkatkan kualitas kesehatan," ujar Puji.

Dalam lomba ini, para peserta memperebutkan piala penghargaan untuk juara 1, 2, 3, serta juara harapan 1. Puji berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai senam Jurus Kampung Pesilat sebagai identitas khas daerah.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, hadir dan secara resmi membuka lomba tersebut. Dalam sambutannya, Purnomo menekankan bahwa kompetisi ini bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan wujud cinta pada daerah. Purnomo menjelaskan penetapan Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia memiliki landasan historis yang kuat.

"Prinsipnya tidak mencari pemenang, tetapi bagaimana sebenarnya ini bukti kecintaan kita kepada Kabupaten Madiun," ujar Purnomo.

"Perguruan pesilat di Indonesia ada 70 perguruan. Delapan pusat perguruan ada di Madiun. Jadi hampir sekitar 11 persen perguruan pencak silat se-Indonesia, pusat internasionalnya ada di Madiun. Dan ada enam cabang perguruan yang lain yang memang beroperasional di sini," lanjutnya.

Melalui keterlibatan organisasi wanita dalam kegiatan ini, Purnomo berharap para peserta dapat menjadi agen pendorong kemajuan di Kabupaten Madiun. Selain itu, peserta diharapkan menjadi duta senam Jurus Kampung Pesilat, termasuk mengenalkan jurus tersebut kepada putra-putri mereka demi melestarikan identitas daerah.

"Kami berharap perempuan membawa peran sebagai pendorong, pendukung perubahan, dan agen pelopor kemajuan. Semoga ibu-ibu semua menjadi duta senam Jurus Kampung Pesilat dan dapat mengajarkan jurus ini kepada putra-putrinya di rumah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....