Bapanas Lakukan Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan di Ponorogo
- 04 Sep 2026 11:21 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan monitoring penyaluran bantuan pangan (banpang) pemerintah di Kelurahan Jingglong, Kabupaten Ponorogo, Jum’at (4/9/2026). Bantuan berupa beras tersebut menyasar masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang masuk desil 1-4, bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan di Kelurahan Jingglong, Ponorogo ada 107 warga mendapat bantuan yang disalurkan melalui Perum Bulog. Andriko menargetkan penyaluran bantuan pangan dapat diselesaikan pada pertengahan September, meski secara nasional Bulog menargetkan penyelesaian paling lambat akhir September.
“Bantuan pangan ini tujuannya untuk meringankan beban masyarakat. Kalau diberikan gratis, otomatis pengeluaran rumah tangga yang seharusnya untuk membeli makanan bisa digunakan untuk keperluan lainnya,” ujar Andriko.
Andriko menambahkan, apabila ditemukan ketidaksesuaian data di lapangan, masyarakat yang seharusnya menerima bantuan namun belum terdata dapat mengusulkan perbaikan melalui RT dan lurah atau kepala desa secara berjenjang. Penerima yang telah meninggal dunia atau berpindah alamat juga dapat dilakukan pembaruan datanya.
“Kalau yang meninggal itu jatahnya bisa dialihkan ke yang lain yang membutuhkan,” tambahnya.
Salah seorang penerima bantuan, Indah Mawarni, warga Jingglong, mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya. Ia menerima 30 kilogram beras atau tiga sak untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari.
“Alhamdulillah sangat membantu sekali, bisa meringankan beban. Harga beras sangat mahal sekali, kalau yang biasa itu Rp14.500 per kilogram, paling mahal Rp16 ribu,” kata Indah.
Seperti diketahui, bantuan pangan secara nasional menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Untuk Jawa Timur, pemerintah menyiapkan sekitar 1,17 juta ton beras bagi 5,6 juta KPM. Hingga saat ini, penyaluran bantuan pangan sebanyak 30 kilogram per KPM telah terealisasi sekitar 43 persen atau kepada 745 ribu KPM.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....