Dinsos Kota Madiun Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
- 25 Agt 2026 20:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kota Madiun menggalang dana untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengumpulan donasi melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Kepala Dinsos PP dan PA Kota Madiun Heri Suwartono mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun.
Menurut dia, momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan perayaan, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Semangat 17 Agustus itu kita tidak sekadar bergembira, kita juga berempati kepada saudara kita yang ada di NTT,” kata Heri.
Penggalangan dana dilakukan dengan memanfaatkan keramaian dan kegiatan yang dihadiri banyak warga. Masyarakat dapat menyalurkan bantuan melalui kanal dan rekening resmi Pemerintah Kota Madiun.
Dana yang terkumpul akan diteruskan ke rekening resmi untuk penanganan bencana di NTT.
Pada tahap awal, Dinsos melibatkan PSM dan Tagana. Selanjutnya, Karang Taruna akan ikut menggalang donasi di wilayah masing-masing.
Dinsos juga telah mengirimkan surat kepada sejumlah instansi dan lembaga untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut.
Donasi dapat diberikan secara tunai maupun melalui QRIS. Heri mengatakan penggunaan QRIS lebih diutamakan untuk memudahkan masyarakat yang tidak membawa uang tunai sekaligus mempermudah pencatatan dana.
Menurut Heri, penggalangan dana akan berlangsung selama masa tanggap darurat bencana di NTT. Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya menetapkan masa tanggap darurat hingga 28 Agustus.
Bantuan yang akan disalurkan berupa uang, bukan bahan kebutuhan atau material.
Heri mengatakan, kebutuhan pemulihan di wilayah terdampak cukup besar, terutama karena kerusakan infrastruktur.
“Kerusakan kebanyakan infrastruktur, sehingga dibutuhkan banyak bantuan donasi uang,” ujarnya.
Pengumpulan donasi dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga. Salah satunya di Masjid Kuno Taman dan Alun-alun Kota Madiun saat pelaksanaan Kirab Gunungan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa, 25 Agustus 2026.
Penggalangan juga akan dilakukan pada kegiatan lain yang melibatkan banyak masyarakat.
Heri memperkirakan dana yang telah terkumpul sekitar Rp10 juta. Namun, angka tersebut belum diperbarui karena proses penggalangan masih berlangsung dan pihaknya masih melakukan pengecekan rekening.
Dia berharap, semakin banyak masyarakat yang ikut menyumbang sebagai bentuk solidaritas bagi korban gempa di NTT.
“Kami berharap masyarakat turut seluas mungkin ikut berempati kepada saudara kita,” kata Heri. (adk).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....