Apel Hari Pramuka ke-65, Pramuka Madiun Didorong Berperan Dukung Swasembada Pangan
- 24 Agt 2026 16:31 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Madiun menggelar Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mendorong Gerakan Pramuka untuk mengambil peran dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan.
Bupati Madiun sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso. Dalam sambutan tersebut, Budi Waseso menekankan bahwa swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tanam-menanam, tetapi terdapat unsur penting lain di dalamnya.
“Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya,” ujar Budi dalam sambutan tertulisnya.
Budi menjelaskan, melalui pendidikan kepramukaan, Gerakan Pramuka berupaya menumbuhkan budaya produktif serta rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan. Selain itu, anggota Pramuka didorong memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memanfaatkan teknologi tepat guna, serta membangun semangat kewirausahaan sejak usia muda.
Ia menambahkan, proses pendidikan kepramukaan terus berkembang dari learning by doing menjadi learning creating and solving. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan persoalan sosial dengan tetap berpegang pada Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka.
Budi dalam sambutan tertulisnya juga menekankan pentingnya pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, karakter diperlukan untuk memberikan arah agar kemampuan teknologi digunakan secara tepat.
“Teknologi memberikan kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberikan arah agar kemampuan itu digunakan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Anggota Pramuka juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah, efisiensi sumber daya dan energi, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai bagian dari kehidupan yang produktif dan berkelanjutan.
Budi menambahkan setiap Pramuka diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian untuk mencoba, serta gagasan yang dapat dikembangkan di gugus depan, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan nyata sesuai potensi daerah. Dengan demikian, Gerakan Pramuka dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan apel diikuti anggota Pramuka jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Madiun. Pada kesempatan tersebut, Bupati Madiun bersama jajaran Forkopimda menyematkan penghargaan Pramuka Garuda, Bintang Tahunan, dan Tiska Jambore Nasional kepada anggota Pramuka. Suasana apel semakin meriah dengan adanya penampilan seni dari siswa-siswi sebagai bagian dari rangkaian acara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....