Mengenal Sejarah agar Hidup Tambah Berkah

  • 15 Agt 2026 10:22 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Mengenal sejarah dinilai penting bagi setiap manusia, bukan hanya untuk memahami perjalanan bangsa dan dunia, tetapi juga sebagai sarana introspeksi diri. Dengan memahami sejarah, seseorang dapat belajar dari masa lalu, mengenali jati diri, serta menumbuhkan rasa syukur dalam menjalani kehidupan.

Hal tersebut disampaikan K.H. Pujianto, M.H.I. saat menjadi narasumber dalam acara Mutiara Pagi Programa 1 RRI Madiun, Sabtu (15/8/2026).

“Mengenali sejarah sangat penting bagi kita sebagai manusia. Termasuk mengenali sejarah diri sendiri. Mengenali sejarah diri pribadi bertujuan untuk introspeksi diri atau mawas diri. Sementara sejarah yang tak kalah penting adalah sejarah nasional,” ujar K.H. Pujianto.

Menurutnya, mengenal sejarah nasional menjadi bagian penting dalam membangun rasa cinta tanah air. Sejarah perjuangan bangsa mengingatkan generasi saat ini terhadap pengorbanan para pahlawan yang rela kehilangan harta benda hingga nyawa demi mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mengenal sejarah nasional agar kita mengingat perjuangan para pahlawan dan menghargai jasa para pahlawan. Pejuang berjuang untuk kemerdekaan negara Republik Indonesia, rela kehilangan harta dan nyawa untuk kemerdekaan,” jelasnya.

Selain sejarah nasional, K.H. Pujianto juga mengajak masyarakat mengenal sejarah internasional, khususnya sejarah yang berkaitan dengan kelahiran Rasulullah SAW. Menurutnya, momentum bulan Rabiul Awal menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjuangan dan pengorbanan Rasulullah SAW dalam membimbing umat manusia.

“Saat ini kita berada di bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Rasulullah SAW. Harus kita ingat pengorbanan beliau dalam mencerahkan umat dan menyelamatkan kita, baik di dunia sampai akhirat kelak,” katanya.

K.H. Pujianto menambahkan, mengenal sejarah bukan sekadar mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Lebih dari itu, sejarah dapat menjadi sumber pelajaran untuk memperbaiki kehidupan pada masa kini dan masa mendatang.

Ia menyebut setidaknya terdapat empat hikmah yang dapat diperoleh dari mengenal sejarah. Pertama, bisa belajar dari kesalahan yang pernah terjadi agar tidak mengulanginya. Kedua, menumbuhkan rasa syukur atas berbagai kondisi dan kehidupan yang dinikmati saat ini.

Ketiga, mengenali jati diri dengan baik, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari bangsa dan umat. Keempat, mengetahui kebaikan-kebaikan para pendahulu sehingga dapat menghargai perjuangan dan meneladani nilai-nilai positif yang telah mereka wariskan.

Dengan demikian, mengenal sejarah diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan semata, tetapi mampu menjadi bekal untuk melakukan introspeksi, meningkatkan rasa syukur, serta meneladani perjuangan para pendahulu agar kehidupan menjadi lebih baik dan penuh keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....