Pembangunan TPA Baru di Ponorogo Tunggu Penetapan Penggunaan Lahan dari Kemenhut

  • 10 Agt 2026 15:16 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA) baru di Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo mulai memasuki tahap persiapan pelaksanaan. Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Dwi Puspitorini mengatakan, Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) telah diterbitkan, namun penandatanganan kontrak masih menunggu surat penetapan penggunaan lahan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

“Ini sudah sampai ke SPPBJ, kita masih nunggu surat penetapan penggunaan lahan dari Kemenhut, setelah itu kita baru bisa berkontrak. Jadi ini kita belum tanda tangan kontrak karena kita belum dapat izin dari Kemenhut,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, surat penetapan penggunaan lahan tersebut diperkirakan turun dalam waktu dekat. Jika izin telah diterima, pemerintah daerah menargetkan kontrak pekerjaan dapat segera ditandatangani.

“Minggu ini katanya turun izinnya,” katanya.

Pembangunan tahap awal, kata Dwi, nantinya mencakup sejumlah fasilitas utama. Di antaranya pembangunan landfill yang akan digunakan untuk menampung residu, selanjutnya bangunan kantor, serta bak penampung lindi.

Proses lelang pun kini telah selesai. Penyedia yang ditetapkan sebagai pelaksana berasal dari Semarang. Adapun nilai pagu anggaran pembangunan TPA baru tersebut mencapai Rp7,37 miliar.

"Kemarin itu pagunya Rp7,37 M," terangnya.

Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran, sehingga TPA diharapkan sudah dapat digunakan pada tahun berikutnya.

“Secepatnya target kami sebelum tutup anggaran atau akhir tahun anggaran bisa selesai. Sesuai harapan pemda, TPA terbangun, tahun depan bisa dipakai,” ujarnya.

Apabila surat penetapan penggunaan lahan dari Kemenhut telah diterima, penandatanganan kontrak ditargetkan dapat dilakukan segera sebelum pertengahan bulan ini. Setelah kontrak ditandatangani, pekerjaan diharapkan dapat segera dimulai.

“Harapannya bisa segera tanda tangan kontrak sehingga untuk pengerjaannya ya langsung itu, bisa dimulai. Penyedianya sudah ready, tinggal action,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....