HUT Pertama di Madiun, PRI Bidik 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029
- 08 Agt 2026 16:35 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Memasuki usia pertama, partai berlambang harimau putih tersebut menargetkan mampu meraih 75 kursi DPR RI secara nasional.
Target itu disampaikan Ketua DPD PRI Jawa Timur Syaqif Constantin Arsalan saat peringatan HUT pertama PRI di Taman Bantaran Kota Madiun, Sabtu, 8 Agustus 2026. Madiun dipilih sebagai lokasi perayaan karena dinilai memiliki nilai historis dan kultural yang kuat.
"Madiun ini kota pendekar. Ketika kita beranjak dan sukses di Madiun, insyaallah akan menyeluruh di seluruh wilayah Jawa Timur," kata Syaqif.
Dia menyebut karakter Madiun yang lekat dengan budaya pendekar menjadi salah satu alasan PRI menggelar momentum ulang tahun pertamanya di wilayah tersebut. Filosofi itu, lanjut Syaqif, sejalan dengan simbol harimau putih yang digunakan PRI.
"Harimau putih itu sakral, tetapi tetap merakyat. Ada padi dan kapasnya. Kami berharap kesakralan, kesaktian, dan keberanian pendekar Madiun bisa menurun ke daerah-daerah lain di Jawa Timur," ujarnya.
Menghadapi Pemilu 2029, PRI kini fokus memperkuat struktur partai. Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 daerah. Target berikutnya adalah melengkapi seluruh struktur sebelum menghadapi tahapan verifikasi faktual.
"Yang pertama kita targetkan adalah melengkapi struktur di 38 kota/kabupaten. Hari ini sudah ada 29 kota/kabupaten di Jawa Timur," ujar Syaqif.
Setelah struktur rampung, PRI bersiap menghadapi proses verifikasi faktual yang diperkirakan berlangsung Desember tahun ini hingga awal 2027. Khusus Madiun Raya, Syaqif mengklaim struktur organisasi telah terbentuk hingga tingkat anak ranting.
Untuk Kota Madiun, DPC PRI dipimpin Yoyok. Sedangkan DPC PRI Kabupaten Madiun dipimpin Purnomo. Keduanya disebut telah menggerakkan struktur partai hingga tingkat bawah.
"Madiun Raya insyaallah sudah komplit sampai tingkat anak ranting," katanya.
Tak hanya mengejar kelengkapan struktur, PRI juga memasang target politik cukup tinggi. Secara nasional, partai tersebut membidik 75 kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Sementara khusus Jawa Timur, PRI menargetkan 13 kursi DPR RI.
"Di masing-masing DPRD kota/kabupaten kita memimpikan empat kursi. Untuk DPRD provinsi kita targetkan 17," ucap dia.
Syaqif optimistis target tersebut dapat diwujudkan melalui konsolidasi dan pendekatan kepada pemilih muda. Terlebih, PRI melihat kelompok milenial dan Gen Z sebagai salah satu basis yang potensial.
"Partai kita didukung kalangan milenial dan Gen Z. Kita juga punya onderbouw Angkatan Muda Rakyat Indonesia yang berisi anak-anak muda usia 17 sampai 35 tahun. Fokus kita ke sana," ujar dia.
Dia mengakui PRI harus berhadapan dengan partai-partai yang lebih dulu memiliki basis kuat di Madiun Raya, seperti PDI Perjuangan, Golkar, dan PKB. Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan kepercayaan diri partai yang baru berusia satu tahun itu.
"Kita tetap percaya diri dan berani. Prinsipnya, ketika kita melakukan yang baik dan terbaik dengan niat yang baik, insyaallah apa pun nanti di 2029 kita optimistis," kata Syaqif.
Selain membidik kursi legislatif, PRI juga menyiapkan sejumlah nama untuk bertarung pada Pemilu 2029. Ketua Umum PRI Muhammad Nasarudin disebut akan kembali maju dari daerah pemilihan Jember-Lumajang. Sementara istrinya disiapkan maju dari Dapil Malang Raya.
Menurut Syaqif, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PRI menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.
"Beliau benar-benar ingin menyampaikan bahwa kita hadir untuk rakyat Indonesia, untuk masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur," ucap dia.
Peringatan HUT pertama PRI di Taman Bantaran Kota Madiun turut dihadiri kader dan simpatisan partai. Sejumlah kegiatan digelar, mulai senam bersama, donor darah, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi kader PRI di Madiun Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....