PMI Ponorogo Dropping Air Bersih di Dukuh Bungur Bungkal
- 04 Agt 2026 19:33 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo – Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo melakukan dropping atau penyaluran air bersih di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Selasa (4/8/2026). PMI menyediakan satu armada truk tangki untuk menyalurkan air bersih di daerah rawan kekeringan.
Ketua PMI Ponorogo, Luhur Karsanto mengatakan, dropping air bersih itu dilakukan sebagai wujud komitmen PMI melaksanakan misi kemanusiaan, teruama membantu warga di daerah krisis air bersih. Apalagi berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang.
“Ini komitmen kita dari tahun ke tahun, kita peduli terhadap warga yang terdampak kekeringan ekstrem. Sesuai prediksi BMKG, kita akan mengalami kekeringan panjang dan itu sudah muncul pertama di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal. Jadi ini langkah awal, langkah kecil mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya, usai acara pemberangkatan truk tangki pendistribusian air bersih dari PMI, di Pendopo Kabupaten Ponorogo.
Luhur menyampaikan, PMI juga akan menggandeng pihak swasta, ormas dan pemda melalui BPBD, untumk bersama-sama membantu warga yang terdampak kekeringan.
“Kami siapkan armada dan tenaga teknisnya di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetya menuturkan, saat ini ada 153 jiwa di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Bungkal yang kesulitan mendapat air bersih. BPBD pun telah melakukan dropping air bersih sejak sepekan lalu. Ia juga mengepresiasi keterlibatan PMI yang ikut serta menyalurkan air bersih di desa terdampak kekeringan.
“Kita kolaborasi dengan PMI mendistribusikan air bersih di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Bungkal. Memang disana masih ada sumber air, cuma mulai berkurang. Pekan pertama di Agustus ini kita jadwalkan (dropping.red) seminggu sekali, seandainya semakin kering, akan kita distribusikan seminggu dua kali,” tuturnya.
Di pekan pertama Agustus ini, kata Agung, belum ada laporan dari desa lain yang meminta pasokan air bersih dari BPBD. Berdasarkan hasil asessmen, ada sejumlah desa yang setiap tahun langganan kekeringan, seperti di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, serta Desa Duri dan Wates di Kecamatan Slahung.
“Kita siap melaksanakan misi kemanusiaan terkait distribusi air bersih untuk memenuhui kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....