Cuaca Madiun Raya 29 – 30 Juli 2026, Cerah - Cerah Berawan, Potensi Hujan Sangat Rendah

  • 29 Jul 2026 12:55 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Prospek cuaca wilayah Madiun Raya 29 dan 30 Juli 2026 diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan yang sangat rendah dalam 3 hari ke depan. Sesuai rilis yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk, untuk 2 hari ke depan di beberapa wilayah Jawa Timur memang masih berpotensi terjadi hujan lokal. Namun untuk wilayah Madiun Raya, potensi hujan sangat rendah. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengatakan, sepanjang hari, mulai pagi, siang hingga malam kondisi di Kota/Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan cuaca cerah hingga cerah berawan.

  • Pagi hari, cuaca cerah hingga cerah berawan dengan potensi udara kabur atau kabut tipis di lereng Gunung Lawu (Magetan), kawasan perbukitan Ponorogo, dan sebagian Pacitan akibat kelembapan udara yang masih tinggi, berkisar 75–90%. Suhu udara berkisar 20–26°C dan angin bertiup dari arah timur–tenggara berkecepatan 5–15 km/jam.

  • Siang hari, cuaca didominasi cerah hingga cerah berawan dengan sinar matahari yang terik. Suhu udara meningkat hingga 31–34°C, sementara kelembapan udara menurun menjadi sekitar 45–55% sehingga terasa lebih kering. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 15–25 km/jam.

  • Malam dan dini hari, cuaca cerah berawan hingga berawan tipis. Kelembapan udara perlahan naik kembali sebesar 65%-85% seiring dengan penurunan suhu udara secara bertahap ke kisaran 17°C-24°C, bahkan bisa lebih dingin di area pegunungan menjelang subuh. Angin bertiup dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan sedang berkisar antara 10-18 km/jam.

Setiyaris menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan hujan skala lokal.

”Masyarakt tetap harus waspada terhadap potensi peningkatan hujan skala lokal yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari,” tegas Setiyaris, Rabu, 29 Juli 2026.

Selain itu masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kecukupan cairan tubuh, menghindari pembakaran sampah atau lahan karena berpotensi memicu kebakaran, serta mengenakan pakaian hangat pada malam hingga dini hari akibat fenomena bediding. Bagi masyarakat di pesisir selatan Pacitan, tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi akibat angin yang cukup kencang. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....