Kemenko PMK Sebut Musim Kemarau Panjang Sebabkan Kekeringan hingga ISPA
- 28 Jul 2026 14:22 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Pacitan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, fenomena El Nino akan bertahan hingga awal tahun 2027. Fenomena ini menyebabkan musim kemarau diperkirakan melanda Indonesia hingga Mei 2027.
Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lilik Kurniawan menyebut, musim kemarau berkepanjangan akan menimbulkan sejumlah dampak. Beberapa dampak di antaranya adalah kekeringan, hingga masalah kesehatan.
“Faktanya memang beberapa daerah di Jawa Timur itu sudah mulai kering. Kemudian muncul kebakaran hutan dan lahan. Belum nanti yang akibat lain jangka panjang, seperti kesehatan, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) itu pasti akan terjadi,” kata Lilik usai Gelar Peralatan 2026 lalu di Pantai Pancer Door, Pacitan.
Lebih lanjut, Lilik juga menambahkan bahwa musim kemarau juga dapat berdampak pada ketahanan pangan. “Kemudian ketahanan pangan, karena sawah-sawah dan kebun-kebun akan kering,” ujar Lilik.
Meski begitu, Lilik menegaskan, dampak musim kemarau perlu diantisipasi. Salah satunya dengan menyiagakan mobil tangki air dan personel untuk membantu masyarakat.
Lilik juga mengatakan, Gelar Peralatan 2026 yang dilaksanakan BPBD Jawa Timur beberapa waktu lalu, merupakan bentuk berbagi dukungan dan berkolaborasi antara satu kabupaten/kota dengan yang lainnya. Ia berharap, kolaborasi antar kabupaten/kota di Jawa Timur ini dapat memudahkan antar wilayah untuk bersinergi dalam penanggulangan bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....