Dinsos Kabupaten Madiun Kejar Pemenuhan Kuota Siswa Sekolah Rakyat
- 13 Jul 2026 22:07 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun terus berupaya memenuhi kuota peserta didik Sekolah Rakyat.
Kepala Dinsos Kabupaten Madiun, Supriyadi, menyampaikan dari total 270 kursi yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, hingga kini baru sekitar 190 calon siswa yang terdaftar.
Berdasarkan pendataan Dinas Sosial, kuota jenjang SD baru terisi 32 siswa dari target 90 siswa dan jenjang SMA terisi 85 siswa dari target 90 siswa. Sementara itu, jenjang SMP telah memenuhi kuota sebanyak 90 siswa.
"Saat ini proses pemenuhan masih terus berjalan. Prinsipnya, kuota yang disediakan Kemensos ini harus kita manfaatkan seoptimal mungkin karena ini merupakan hak bagi masyarakat yang tidak mampu," ujar Supriyadi, Senin, 13 Juli 2026.
Untuk mendukung operasional tahun pertama, Sekolah Rakyat Madiun juga akan menampung sementara 90 siswa titipan dari Kabupaten Ponorogo yang terbagi masing-masing 30 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Langkah tersebut dilakukan karena gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo masih dalam proses pembangunan.
Menurut Supriyadi, setelah pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo selesai, para siswa tersebut akan melanjutkan pendidikan di daerah asalnya.
"Di tahun ini Kabupaten Ponorogo sedang dibangun sekolah rakyat, sehingga nanti kalau sudah jadi, maka titipan 90 siswa itu akan dipindahkan lagi ke Ponorogo," jelas Supriyadi.
Sementara itu, Supriyadi menyampaikan Sekolah Rakyat Madiun akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Juli 2026. Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Kemensos dengan menyesuaikan kondisi pembangunan fisik sekolah.
"Bukan mundur, karena memang ada beberapa alternatif jadwal yang disesuaikan dengan kondisi pembangunan Sekolah Rakyat," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....