Hebohkan Warga, Anak Sapi Bermata Tiga Lahir di Magetan

  • 09 Jul 2026 17:32 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Kelahiran seekor anak sapi atau pedet limosin dengan kondisi fisik tidak lazim menggegerkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Anak sapi tersebut lahir dengan tiga mata, dua mulut, dua hidung, dua lidah, serta empat lubang hidung.

Pedet itu merupakan milik Parmin (57), peternak yang telah hampir lima dekade memelihara sapi. Selama puluhan tahun berkecimpung di dunia peternakan, ia mengaku baru pertama kali menyaksikan kelahiran pedet dengan kondisi seperti itu.

"Selama hampir 50 tahun beternak sapi, baru kali ini saya melihat pedet seperti ini. Waktu kepalanya keluar saya sampai kaget dan hanya bisa bengong," ujar Parmin, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, induk sapi berjenis limosin tersebut merupakan hasil inseminasi buatan dan sebelumnya telah dua kali melahirkan anak dengan kondisi normal. Karena itu, ia sama sekali tidak menduga akan menghadapi kelahiran yang berbeda.

Parmin juga mengaku tidak merasakan firasat apa pun menjelang proses persalinan. Namun, ia sempat mengingat adanya seekor biawak berukuran besar yang masuk ke kandang dua hari sebelum pedet itu lahir.

"Hari Sabtu ada biawak besar masuk kandang, lalu saya bunuh. Selain itu tidak ada tanda-tanda apa pun," katanya.

Proses kelahiran berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026 pagi. Saat itu Parmin menangani persalinan sendiri tanpa bantuan dokter hewan. Ia sempat kesulitan mengeluarkan pedet karena posisi kepala berada di bagian depan. Kejutan baru ia sadari ketika bagian kepala berhasil keluar.

Meski mengalami kelainan pada bagian wajah, Parmin mengatakan sebagian besar organ pedet tersebut masih dapat berfungsi. Mata yang berada di tengah bahkan sempat berkedip, sementara kedua mulut, lidah, dan hidung juga terlihat berfungsi.

Alih-alih menjual pedet langka itu apabila ada yang berminat, Parmin memilih merawatnya sendiri. Baginya, kelahiran pedet tersebut bukan sekadar peristiwa unik, melainkan juga anugerah yang patut disyukuri.

"Saya akan memeliharanya sendiri. Semoga pedet ini membawa berkah bagi keluarga kami," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....