Dari Hobi Desain hingga Menjadi Logo Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun

  • 17 Jun 2026 20:31 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Ridho Agung Laksono tidak menyangka karya yang ia buat untuk mengasah kemampuan desain justru terpilih sebagai logo resmi Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun. Karyawan swasta asal Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan itu berhasil menjadi pemenang sayembara logo yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun.

Pemuda 26 tahun tersebut mengaku mengikuti sayembara itu dengan tujuan sederhana, yakni melatih kemampuan desain yang telah ia pelajari sejak duduk di bangku SMK Negeri 1 Wonoasri.

"Untuk daftarnya itu saya iseng-iseng saja untuk melatih keterampilan desain saya. Tapi saya juga berharap siapa tahu saya juga pemenangnya," ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

Meski berawal dari rasa penasaran, Ridho tidak mengerjakan desain tersebut secara asal. Ia menghabiskan waktu lebih dari dua minggu untuk menyusun konsep dan mengembangkan ide yang selaras dengan tema Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, yakni "Kabupaten Madiun Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Madiun yang Bersahaja".

Dalam prosesnya, ia mempelajari logo-logo pemenang pada tahun-tahun sebelumnya sebagai referensi. Ia juga berupaya menggali berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Madiun sebagai bahan utama dalam merancang identitas visual tersebut.

"Yang pertama saya melihat pemenang-pemenang sebelumnya untuk referensi. Kemudian saya melihat tema yang dipakai tahun ini. Setelah itu saya mencari potensi-potensi yang ada di Kabupaten Madiun yang ada di 15 kecamatan," kata Ridho.

Ridho menempatkan unsur budaya sebagai salah satu inspirasi utama. Selain itu, ia juga berusaha menghadirkan elemen baru yang belum banyak digunakan pada logo-logo sebelumnya.

Ia pun menambahkan unsur jagung sebagai representasi komoditas pertanian unggulan Kabupaten Madiun selain padi pada desain logonya. Penambahan tersebut berdasarkan masukan dan pendapat dari teman-teman Ridho.

Menurut Ridho, tantangan lain juga muncul saat menentukan komposisi warna. Ia harus memastikan seluruh elemen dapat berpadu secara harmonis sekaligus selaras dengan tema peringatan hari jadi.

"Keselarasan warna ini sebenarnya juga penting dalam sebuah logo. Jadi untuk mencari warna-warna yang selaras itu sangat susah sekali," ungkapnya.

Di balik logo yang kini menjadi identitas resmi Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, tersimpan cerita yang tidak kalah menarik. Sehari sebelum batas akhir pengumpulan karya, Ridho masih berada di Gunung Mongkrang bersama lima temannya. Saat itu, konsep dan filosofi logonya belum sepenuhnya selesai.

Namun setibanya di rumah, ia tetap melanjutkan pekerjaannya meski dalam kondisi lelah. Usaha tersebut membuahkan hasil setelah ia berhasil mengirimkan karya sekitar satu jam sebelum batas akhir pengumpulan.

Kerja keras itu akhirnya terbayar ketika namanya diumumkan sebagai juara pertama melalui media sosial Pemerintah Kabupaten Madiun. Ridho mengaku merasa bangga karena karyanya akan digunakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

"Yang pasti sangat senang sekali. Tidak menyangka menjadi juara satu. Sudah senang, bangga juga karena akhirnya karya saya bisa dipakai di Hari Jadi Kabupaten Madiun tahun ini," tuturnya.

Ke depan, Ridho berharap logo karyanya tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dan semangat kepada masyarakat membangun Kabupaten Madiun menjadi lebih baik.

"Harapannya karya saya tidak hanya menjadi identitas visual hari jadi saja, tetapi pesan dan filosofinya dapat tersampaikan ke masyarakat luas. Kabupaten Madiun juga bisa menjadi lebih baik lagi, meningkat pertumbuhannya, dan bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....