Dinkes Madiun Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Penyakit saat Musim Kemarau

  • 08 Jun 2026 11:24 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan layanan kesehatan untuk mengantisipasi sejumlah penyakit yang berpotensi muncul pada musim kemarau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran kepada Puskesmas agar mewaspadai sejumlah penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau.

"Kami sudah membuat surat edaran kepada Puskesmas untuk mewaspadai beberapa penyakit di antaranya influenza, ispa, pneumonia, terus kemudian diare, dan DBD (Demam Berdarah Dengue) jika terjadi hujan lagi," ujarnya, Senin 8 Juni 2026.

Selain itu, Dinkes juga meminta Puskesmas meninjau kembali kesiapan layanan kesehatan. Langkah tersebut meliputi pengecekan ketersediaan obat-obatan serta kesiapan tempat tidur bagi Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap. Edukasi kepada masyarakat juga terus diberikan melalui petugas promosi kesehatan (promkes) di puskemas.

Ia menambahkan Dinkes juga memperkuat sistem surveilans. Petugas kesehatan di puskesmas, pustu, dan polindes juga diminta aktif melakukan pemantauan dan pencatatan kasus penyakit untuk mendeteksi kemungkinan peningkatan jumlah kasus yang berkaitan dengan musim kemarau.

"Kita sudah siapkan surveillance-nya di Puskesmas untuk mewaspadai itu. Jadi mereka menyaring data-data yang ada di pustu, polindes, kemudian di Puskesmas sendiri mencatat apakah ada lonjakan terhadap penyakit itu," kata Agung.

Menurut Agung apabila ditemukan peningkatan kasus, petugas surveilans akan berkoordinasi dengan tenaga promkes untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar penanganan dan pencegahan dapat berjalan lebih cepat.

Agung juga mengimbau masyarakat tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama musim kemarau.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu, mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....