BPBD Kabupaten Madiun Libatkan 83 Desa dalam Sosialisasi Pencegahan Karhutla
- 01 Agt 2026 12:35 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada perwakilan 83 desa yang memiliki potensi dan risiko karhutla. Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau.
Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun, Ageng Kurnia Wijayanto, mengatakan sosialisasi difokuskan untuk membangun kepekaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar agar mampu mengenali potensi kebakaran sejak dini. Menurutnya, upaya tersebut penting karena dalam beberapa hari terakhir telah terjadi kebakaran lahan di sejumlah titik di Kabupaten Madiun.
"Sosialisasi ini sebagai bentuk langkah preventif kita dalam penanganan maupun kesiapsiagaan potensi-potensi yang muncul di musim kemarau ini. Jadi, bagaimana masyarakat mulai terbangun kepekaan terhadap lingkungan, karena itu merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah mereka masing-masing," kata Ageng, Sabtu (1/8/2026).
Ageng menjelaskan BPBD juga mengajak masyarakat memahami bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi di mana saja sehingga diperlukan peran aktif seluruh warga dalam melakukan pencegahan. Kesadaran masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana selama musim kemarau.
Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai instansi, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pertanian dan Perikanan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perhutani, serta Polres Kabupaten Madiun. Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan materi mengenai pencegahan karhutla dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.
Sebelum menggelar sosialisasi, BPBD telah mengirimkan surat edaran kepada 15 kecamatan sekitar satu bulan lalu. BPBD berharap informasi pencegahan karhutla dapat diteruskan hingga ke tingkat desa sehingga masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu mengenali potensi bencana sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....