Luncurkan Bank Sampah Keliling, DLH Ponorogo Ajak Masyarakat untuk Memilah Sampah
- 04 Jun 2026 10:58 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Ponorogo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah menjelang Hari Lingkungan Hidup Internasional yang diperingati setiap 5 Juni. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyiapkan berbagai inovasi untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto, mengatakan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, seluruh masyarakat harus ikut bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.
“Penanganan masalah sampah ini bukan menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja, tetapi sudah harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Adi dalam Dialog Mitigasi Bencana Kentongan RRI Madiun belum lama ini.
DLH Ponorogo pada tahun 2026 telah mengeluarkan surat edaran bupati terkait pembentukan bank sampah. Program tersebut kini diperluas hingga tingkat RT, RW, desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD).
Melalui kebijakan tersebut, seluruh OPD diwajibkan memiliki bank sampah sebagai sarana edukasi dan pengelolaan sampah. Para aparatur sipil negara juga didorong untuk aktif menyetorkan sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomi.
Adhi menjelaskan, setiap pegawai negeri sipil diwajibkan mengumpulkan sedikitnya dua kilogram sampah plastik setiap bulan. Langkah itu diharapkan mampu menumbuhkan budaya memilah dan mengelola sampah di lingkungan kerja.
Selain itu, DLH Ponorogo juga akan meluncurkan program bank sampah keliling. Program tersebut akan mendekatkan layanan pengelolaan sampah kepada masyarakat di berbagai wilayah strategis. Peluncuran bank sampah keliling dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional pada 5 Juni 2026. Kegiatan itu akan dipusatkan di kawasan Telaga Ngebel yang juga menjadi lokasi sejumlah agenda lingkungan.
“Dengan adanya bank sampah ini kami berharap pengurangan sampah yang masuk ke TPA secara signifikan akan mulai turun,” ujarnya.
Melalui penguatan bank sampah dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, DLH Ponorogo berharap persoalan sampah dapat ditangani dari sumbernya. Kesadaran memilah sampah sejak dari rumah dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....