Hujan Deras, Tanggul Jembatan Plapar Ponorogo Ambrol

  • 21 Mei 2026 02:26 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Slahung, Ponorogo pada Selasa malam (19/5/2026) mengakibatkan longsor di jalan raya Ponorogo-Pacitan masuk Desa Wates. Dampak lainnya, hujan deras mengakibatkan talud atau tanggul di bawah jembatan Plapar di Desa Caluk, ambrol.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun membenarkan adanya 2 dampak yang terjadi akibat hujan deras. Material longsor berupa lumpur di Wates diakui sempat menutup akses jalan provinsi dari Ponorogo ke Pacitan maupun sebaliknya.

Namun kini ruas jalan tersebut bisa dilalui kendaraan setelah tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim menurunkan alat berat ke lokasi. Sedangkan di jembatan plapar Desa Caluk, bisa dilewati kendaraan maksimal 10 ton.

"Yang Wates, arus kendaraan sudah terbuka karena sudah selesai pembersihan. Kalau di Caluk, itu ada tanggul di bawah jembatan ambrol, nah apakah berdampak pada struktur jembatan tentu kita masih menunggu hasil asesmen dari Dinas PU Bina Marga Jatim. Yang jelas jembatan masih buka, lalu lintas tetap jalan walaupun dengan kecepatan rendah," ungkapnya, Rabu (20/5/2026).

Sementara itu Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo menjelaskan, saat ini kondisi jalan perbatasan Ponorogo-Pacitan masuk Desa Wates Slahung sudah bisa dilalui kendaraan dengan lancar.

"Imbauan kami bagi pengendara yang melaju dari Pacitan-Ponorogo dan sebaliknya tetap hati-hati karena jalur ini rawan longsor dan tetap waspada," jelasnya.

Pada sisi lain, ia juga mengimbau pengendara untuk berhati-hati ketika melintas di jembatan Plapar Desa Caluk, karena ada pembatasan tonase kendaraan yang melintas yakni maksimal 10 ton.

"Sementara ini kendaraan yang melebihi 10 ton ya harus balik kanan," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....