Pimpinan Ponpes jadi Tersangka Dugaan Asusila, Warga: Orangnya Tertutup

  • 20 Mei 2026 19:43 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Warga Pulosari, Kecamatan Jambon, Ponorogo tak menyangka jika ada oknum pimpinan pondok pesantren (ponpes) di wilayahnya yang diduga melakukan tindak asusila. Kartini, warga setempat mengaku tak mengetahui jika sang oknum kiai melakukan perbuatan tak senonoh kepada santrinya sendiri.

"Ya nggak ngira. Aktivitas sehari-hari saya nggak tahu, dulu sih banyak santrinya sekarang sedikit, ya campur ada cowok dan cewek," katanya, Rabu (20/5/2026).

Senada disampaikan perangkat desa setempat, Tukimun. Ia tak menyangka, JD diduga melakukan tindak asusila.

"(Orangnya.red) agak tertutup, jarang berbaur dengan lingkungan. Warga ya nggak mengira, tahunya kan disitu pondok, masa terjadi semacam itu. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar ke depannya tidak terjadi seperti ini lagi," ungkapnya.

Tukimun menjelaskan, jika para santri tak hanya berasal dari Ponorogo tetapi juga dari Jawa Tengah. Ia berharap kepada orang tua agar jeli menitipkan putra putrinya di pondok, sekaligus menyelidiki terlebih dahulu latar belakang dari pondok tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, JD, pimpinan pondok pesantren di wilayah Jambon Ponorogo telah ditetapkan tersangka oleh aparat kepolisian. Itu setelah yang bersangkutan diduga melakukan tindak asusila terhadap 11 santriwan, enam di antaranya masih di bawah umur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....