Seorang Personel Damkar Alami Luka Bakar saat Padamkan Kebakaran

  • 16 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Satu dari dua personel Satpol PP Ponorogo kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono. Dia menjadi korban sengatan listrik saat mengevakuasi kobaran api di gudang bengkel alat berat milik Slamet Supriadi di Desa Jalen, Kecamatan Balong pada Rabu dini hari (13/5/2026).

Humas RSUD Harjono, Sugianto mengatakan, saat kejadian korban langsung dibawa ke IGD rumah sakit untuk dilakukan pembersihan luka. Adapun luka bakarnya sekitar 8 persen.

Saat ini, yang bersangkutan dirawat di ruang tulip. Pun kondisinya berangsur membaik.

"Luka bakarnya di bagian kaki kiri, kemudian lutut sebelah kiri. Sementara ini cukup perawatan. Kedalaman lukanya sampai ke kulit, derajatnya 3," katanya.

Sedangkan satu pasien lainnya diperbolehkan rawat jalan karena hanya mengalami luka ringan dengan kedalaman 1 derajat.

"Yang satu pasien boleh rawat jalan, jadi saat itu sama dokter boleh langsung pulang," jelasnya.

Sementara itu Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno membenarkan ada dua personelnya yang terluka saat melakukan proses evakuasi kejadian kebakaran. Kedua korban saat itu tersengat kabel listrik di lokasi kejadian.

"Dia menginjak kabel, apalagi dalam kondisi basah," tambahnya.

Ia pun mewanti-wanti anggotanya untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika bertugas memadamkan api. Hal itu sebagaimana standar operasional prosedur (SOP), untuk meminimalisasi berbagai risiko yang terjadi atau hal-hal yang membahayakan petugas di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....