Lestarikan Tradisi Jawa, RRI Madiun Gelar Ruwatan di Puncak Gelar Budaya 2026
- 14 Mei 2026 08:13 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Lembaga Penyiaran Publik RRI Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan kearifan lokal melalui kegiatan "Gelar Budaya". Salah satu agenda utamanya adalah penyelenggaraan Ruwatan yang akan menjadi puncak rangkaian acara pada Juni 2026.
Ruwatan merupakan tradisi turun-temurun dalam masyarakat Jawa yang memiliki makna mendalam. Secara esensial, ruwatan dipandang sebagai bentuk doa dan upaya spiritual untuk menyucikan diri dari berbagai rintangan hidup.
| Baca juga: Amaliyah Sunah Malam 1 Muharram |
Ketua Panitia Gelar Budaya LPP RRI Madiun Arry Judhanto, S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pengharapan kolektif untuk kehidupan yang lebih baik.
"Ruwatan adalah doa dalam tradisi Jawa untuk menghilangkan ganjalan atau ketidaksempurnaan dalam kehidupan. Tujuan dari ruwatan ini adalah agar apa yang akan kita jalani ke depan lebih lancar, baik dalam usaha, karier, maupun aspek kehidupan lainnya," ujarnya.
Lebih lanjut Arry menyebut, tidak hanya Ruwatan, kemeriahan Gelar Budaya ini akan dimulai sejak tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Sepanjang tiga hari tersebut, masyarakat dapat menikmati Pameran Pusaka yang juga menghadirkan prosesi Jamasan Pusaka, Bursa Batu Mulia, serta deretan produk lokal di Bazar UMKM.
"Suasana budaya akan semakin kental pada Sabtu malam, 27 Juni, dengan digelarnya pertunjukan Wayang Kulit dan Dialog Budaya yang terbuka untuk umum".
Puncaknya, prosesi Ruwatan Bersama akan dilaksanakan pada 28 Juni 2026, bertempat di halaman RRI Madiun.
Kegiatan ini diharapkan, dapat menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus ruang bagi masyarakat untuk tetap terhubung dengan akar tradisi di tengah gempuran zaman modern.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam prosesi ruwatan, dapat segera menghubungi panitia di kantor RRI Madiun. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....