RSUD Dungus Beri Edukasi Pentingnya Posisi dan Mobilisasi yang Tepat bagi Pasien
- 10 Mar 2026 15:56 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dungus kembali memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan (Irja) pada Jumat, 6 Maret 2026. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien maupun keluarga pasien tentang pentingnya teknik perawatan yang tepat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan bantuan dalam bergerak atau yang menjalani masa pemulihan di rumah.
Perawat di RSUD Dungus, Nur Amin, menyampaikan materi mengenai posisi dan mobilisasi yang aman bagi pasien di rumah. Dalam pemaparannya, Nur Amin menjelaskan bahwa mobilisasi merupakan kemampuan seseorang untuk Bergerak secara bebas, mudah, dan teratur guna memenuhi kebutuhan hidup sehat serta menjaga kemandirian pasien.
Ia juga menyampaikan bahwa pengaturan posisi dan mobilisasi yang tepat memiliki banyak manfaat, antara lain mencegah terjadinya luka tekan (dekubitus), memperlancar peredaran darah, membantu pernapasan, mempertahankan kekuatan otot, memperlancar buang air besar dan buang air kecil, hingga mengembalikan aktivitas tertentu sehingga pasien dapat kembali normal dan atau dapat memenuhi kebutuhan gerak harian.
Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan beberapa posisi aman yang dapat dilakukan pasien di tempat tidur, seperti posisi telentang (supinasi), setengah duduk (semi-fowler), tengkurap (pronasi), serta posisi miring (lateral/sims).
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik mobilisasi yang aman, seperti reposisi setiap dua jam, teknik memutar pasien (log rolling) penggunaan draw sheet untuk memindahkan pasien, serta latihan rentang gerak ringan guna mencegah kekakuan sendi.
Nur Amin menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membantu mobilisasi pasien di rumah. "Pengaturan posisi dan mobilisasi yang benar dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasien. Selain itu, teknik yang tepat juga dapat mencegah terjadinya luka tekan maupun cedera saat memindahkan pasien," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar keluarga tidak ragu meminta bantuan tenaga kesehatan jika merasa kesulitan saat membantu mobilisasi pasien. "Yang terpenting adalah menjaga keamaan pasien dan caregiver. Jika tekniknya benar, pasien bisa tetap bergerak dengan aman meskipun masih dalam masa pemulihan," tambahnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, RSUD Dungus berharap pasien dan keluarga dapat memahami cara merawat serta membantu mobilisasi asien dengan benar di rumah, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal dan aman.
Edukasi kesehatan ini menjadi salah satu upaya RSUD Dungus dalam memberikan pelayanan promotif dan preventif kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pengetahuan pasien selama menunggu pelayanan di rumah sakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....