BPBD Kota Madiun Ingatkan Bahaya Tawon Vespa
- 02 Mar 2026 14:42 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun — Di akhir Februari 2026, BPBD Kota Madiun menerima dua aduan evakuasi sarang tawon vespa di lingkungan permukiman warga. Keberadaan tawon vespa menjadi perhatian karena termasuk jenis tawon yang berbahaya dan berisiko mengancam keselamatan manusia.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menyampaikan bahwa sengatan tawon vespa dapat berakibat fatal. “Tawon vespa ini merupakan jenis tawon yang berbahaya. Apabila seseorang tidak memiliki imunitas yang kuat, sengatannya bisa mengakibatkan kematian,” ujarnya, Senin 2 Maret 2026.
Hingga saat ini BPBD Kota Madiun mencatat belum adanya korban akibat sengatan tawon vespa di wilayah Kota Madiun. Meski demikian, BPBD menegaskan potensi bahaya tetap perlu diwaspadai, terutama jika warga mencoba menangani sarang tawon secara mandiri tanpa perlindungan dan penanganan yang tepat.
Menurut Heter potensi munculnya sarang tawon vespa maupun gangguan hewan berbahaya lainnya cenderung meningkat saat musim hujan. Kondisi lingkungan yang lembap dan kurang terawat dapat menjadi tempat ideal bagi hewan-hewan tersebut untuk bersarang.
Oleh sebab itu, masyarakat diimbau aktif melakukan pembersihan lingkungan, baik di sekitar rumah maupun area permukiman, sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya sarang tawon vespa maupun gangguan hewan berbahaya lainnya, seperti ular.
Selain upaya pencegahan masyarakat juga diminta tidak melakukan penanganan secara mandiri apabila menemukan sarang tawon vespa. Warga dapat menyampaikan laporan atau aduan ke BPBD Kota Madiun melalui berbagai saluran, antara lain call center 112, Pusdalops BPBD, media sosial, website resmi, serta WhatsApp grup Fast Response Bencana dan grup Trantib.
“Selain itu, laporan juga bisa disampaikan melalui RT, lingkungan, atau perangkat kelurahan setempat, terutama apabila warga tidak memiliki sarana komunikasi seperti telepon seluler,” lanjutnya.
Heter menegaskan, setiap aduan terkait evakuasi animal rescue akan ditindaklanjuti dengan cepat. Petugas BPBD terlebih dahulu melakukan asesmen sebelum menentukan langkah penanganan di lapangan.
“Kami berupaya merespons setiap laporan secepat mungkin. Setelah aduan masuk, langsung dilakukan asesmen dan penanganan oleh petugas BPBD,” pungkasnya.
Dengan kewaspadaan bersama dan pelaporan yang cepat, potensi bahaya tawon vespa di lingkungan permukiman diharapkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....