Kereta Api Bias Madiun-Solo Tercatat Jadi Primadona Libur Nataru

  • 03 Jan 2025 17:17 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Kereta Api Bias berhasil sebagai moda transportasi favorit masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Berdasarkan data dari PT KAI Daop 7 Madiun, okupansi penumpang KA Bias mencapai angka yang mengesankan, dengan total 41.577 pelanggan selama periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan masyarakat dalam memilih KA Bias untuk perjalanan mereka.

"Kami mencatat sebanyak 21.635 pelanggan naik dari stasiun wilayah Daop 7 Madiun dan 19.942 pelanggan turun di wilayah kami. Puncak okupansi terjadi pada 25, 28, 29 Desember 2024, dan 1 Januari 2025, dengan rata-rata 1.500 penumpang per hari," ungkap Kuswardojo, jumat (3/1/2025)

Salah satu tujuan paling populer KA Bias adalah Stasiun Solobalapan. Dengan rata-rata 1.300 pelanggan per hari, rute ini dinilai menjadi andalan masyarakat yang ingin bepergian dengan cepat dan nyaman antara wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

KA Bias mulai beroperasi pada 3 November 2024, dengan rute yang menghubungkan sejumlah kota seperti Madiun, Magetan, Ngawi, Sragen, hingga tujuan akhirnya di Stasiun Bandara Adisumarmo Solo. Saat ini, KA Bias melayani lima perjalanan setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 06.05, 08.45, 12.30, 15.00, dan 18.00 WIB.

Selain KA Bias, kereta jarak jauh seperti Brantas, Singasari, dan Kahuripan juga mencatat angka okupansi positif. Selama masa angkutan Nataru, tiket kereta jarak jauh yang terjual mencapai 143% dari kapasitas, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik demi menciptakan pengalaman perjalanan yang berkesan. Terima kasih atas kepercayaan pelanggan kepada layanan kereta api selama libur Nataru," pungkas Kuswardojo.

KA Bias diharapkan terus menjadi pilihan utama masyarakat, mengingat kemudahan akses tiket melalui aplikasi Acces by KAI yang memungkinkan pemesanan tujuh hari sebelum keberangkatan. Keberhasilan ini menjadi langkah positif bagi PT KAI dalam meningkatkan layanan transportasi kereta api di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....