Lapas I Madiun Lakukan Asesmen Risiko dan Kebutuhan WBP

  • 03 Okt 2024 20:57 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun melaksanakan asesmen risiko dan kebutuhan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan itu sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan dan rehabilitasi.

Kelapas I Madiun melalui Kabid Pembinaan Budi Ruswanto, menjelaskan, asesmen ini sangat penting dalam proses pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan tingkat risiko serta kebutuhan khusus WBP, guna menentukan program pembinaan yang lebih efektif dan sesuai.

"Dengan asesmen ini, kami dapat mengetahui kebutuhan rehabilitasi yang lebih spesifik dari setiap WBP, sehingga program yang kami jalankan bisa lebih tepat sasaran. Selain itu, kami juga bisa mengidentifikasi potensi risiko yang ada, baik dari segi perilaku maupun keamanan,” ungkap Budi sebagaimana rilis yang diterima RRI, Kamis (3/10/2024).

Asesmen ini melibatkan tim khusus, terdiri petugas pemasyarakatan yang telah dilatih dalam penggunaan instrumen asesmen risiko dan kebutuhan. Mereka melakukan wawancara mendalam dan mengumpulkan data dari setiap WBP.

Tujuannya untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi psikologis, sosial, dan perilaku para WBP. Ke depan, hasil dari asesmen risiko dan kebutuhan ini akan digunakan sebagai dasar dalam merancang program rehabilitasi yang lebih personal dan sesuai dengan kondisi individu. Lapas

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan efektivitas program pemasyarakatan serta mendorong proses reintegrasi sosial yang lebih baik bagi WBP,” tegas Budi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....