Membawa Makna Puasa di Luar Bulan Ramadan

  • 20 Mar 2026 09:36 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Umat muslim di Indonesia saat ini berada dipenghujung bulan Ramadan. Mengikuti sunnah nabiyullah Muhammad SAW Dilanjutkan oleh para sahabat, tabiin dan ulama salaf, diakhir Ramadan banyak yang menangis. Menangis karena akan segera ditinggalkan Ramadan. Maka sangat penting bagi umat Islam untuk melanjutkan ibadah Ramadan di bulan berikutnya.

“Sebagai umat muslim kita harus memikirkan apa yang harus kita lakukan setelah Idul fitri nanti. Awal kita melakukan puasa bulan Ramadan atas dasar perintah dari Allah melalui Surat Al Baqoroh ayat 183. Tujuannya adalah agar kita menjadi pribadi yang bertaqwa” Dikatakan Ustadz H.Turmudzi saat menjadi narasumber acara Sahur Barokah (SABAR) di PRO 1 RRI Madiun, Rabu 18 Maret 2026.

Selama Ramadan kita dididik, dilatih, berproses menjadi orang yang taqwa kepadaAllah SWT. Jika umat Islam tetap konsisten melakukan ibadah diluar bulan Ramadan layaknya beribadah didalam bulan Ramadan, maka InsyaaAllah akan mendapat predikat manusia yang bertaqwa. Hal ini harus umat Islam lakukan dengan baik dan di istiqomahkan, di langgengkan setelah Ramadan sampai seorang muslim menghadap Allah SWT.

“Selama bulan Ramadan kita dididik disiplin, dididik menjadi orang baik dengan segala amal ibadah kita, maka penting bagi kita melanjutkannya dengan istiqomah. Sebelas bulan yang akan datang kita teruskan harus kita rencanakan sejak saat ini” Tambah Ustadz Turmudzi

Bagi seorang muslim, sangat penting dalam melanjutkan amaliyah kebaikan yang sudah dilakukan selama bulan Ramadan. Jejak Ramadan harus memiliki atsar atau bekas pasca Ramadan. Sehingga diharapkan manusia tidak menjadi hamba Ramadan akan tetapi tetap menjadi hamba Allah meski sudah tidak dibulan Ramadan.

Diakhir Dialog, Ustadz Turmudzi mengajak umat muslim untuk terus melanjutkan kebaikan Ramadan hingga luar Ramadan dan bahkan hingga berjumpa lagi dengan Ramdan tahun depan. Kebaikan yang dilakukan tidak harus banyak, sedikit akan tetapi dilakukan terus menerus sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW bahwa amal kebaikan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah amal yang dikerjakan dengan istiqomah atau terus meneru meskipun sedikit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....