Nikmatnya Berbagi di Bulan Suci

  • 20 Mar 2026 08:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID,Madiun – Kekayaan umat muslim yang sesungguhnya adalah sesuatu yang mereka belanjakan untuk kepentingan agama Allah SWT dan kepentingan keluarga. Harta yang umat muslim sedekahkan akan kembali kepadanya kelak di yaumil qiyamah. Umat muslim yang mampu, yang memiliki harta dilarang untuk berlaku bakhil.

Hendaknya umat muslim menyedekahkan sebagian hartanya. Baik sedekah yang bersifat sunah terlebih shodaqoh yang bersifat wajib berupa zakat, zakat fithrah dan zakat mal. Terutama dibulan Ramadan

“Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa Nabiyullah Muhammad SAW menjadi lebih dermawan ketika dibulan Ramadan. Dan nabi pernah ditanya oleh sahabat amal mana yang paling utama. Nabi menjawab amal atau sedekah yang diberikan atau dikeluarkan di bulan Ramadan” Dikatakan Ustadz Dr. H. Moh Miftachul Choiri, M.A saat menjadi narasumber acara Sahur Barokah (SABAR) di Pro 1 RRI Madiun. Selasa, 17 Maret 2026.

Umat muslim yang memiliki harta lebih diperintahkan untuk tidak berlaku pelit atau bakhil. Umat muslim diingatkan dalam ayat Alquran untuk tidak menunda-nunda mengeluarkan hartanya dengan cara menyegerakan berinfaq dan jika tetah tiba waktu dan nishobnya segera mengeluarkan zakatnya. Hal ini bertujuan agar tidak ada penyesalan karena ajal lebih dahulu menjemput.

“Kita diingatkan oleh Allah di dalam Alquran surah Al Munafiqun ayat 10 yang artinya dan Infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antaramu” Ujar Gus Choi sapaan akrab ustadz yang juga merupakan dosen di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo tersebut.

Diakhir acara Sahur Barokah, gus Choi mengajak kepada umat muslim, senyampang Allah masih memberikan nikmat sehat, nikmat iman, nikmat memiliki harta benda, dan masih dibulan Ramadan untuk segera melakukan kebaikan sebagai bekal untuk menuju kehidupan yang kekal kelak di akherat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....