Ramadan: Momentum Menata Hati dan Lisan
- 25 Feb 2026 08:47 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Hal ini disampaikan Kusnan dalam dialog Mutiara Pagi di Pro 1 Radio Republik Indonesia Madiun, Rabu 25 Februari 2026.
Kusnan menjelaskan, ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari berbagai hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Kondisi kesehatan yang diberikan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memaksimalkan ibadah selama bulan Ramadhan.
Menurut Kusnan, salah satu prinsip utama puasa adalah menahan diri, termasuk menahan hati dan lisan. “Kita perlu menahan hati kita, menahan lisan kita, menata jiwa kita, menata lisan kita,” jelasnya.
Ramadhan menjadi momentum istimewa karena umat Islam diberikan berbagai keutamaan. Amal ibadah dilipatgandakan, setan dibelenggu, serta bulan ini menjadi waktu turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.
Kusnan menambahkan, momentum Ramadan perlu dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri. Umat Islam diharapkan mampu memperbaiki sikap dan perilaku agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Kusnan juga menekankan bahwa menjaga hati dan lisan memiliki kaitan erat dengan tujuan puasa, yaitu membentuk pribadi yang bertakwa. Melalui pengendalian diri, seseorang dapat melatih kesabaran dan memperbaiki akhlak.
Kusnan menilai, di tengah perkembangan saat ini, emosi negatif seringkali lebih mudah muncul dan menyebar dibandingkan emosi positif. Oleh karena itu, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk melatih pengendalian emosi dan menjaga ucapan.
Melalui momentum Ramadan, ia berharap umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki diri, menjaga hati dan lisan, serta meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....