Plt Wali Kota Buka Kegiatan Pesantren Kilat Lansia

  • 25 Feb 2026 00:01 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun – Ada yang menarik dari kegiatan Pesantren Kilat di Kota Madiun. Jika biasanya, dilakukan oleh siswa sekolah dari SD sampai SMA, namun kali ini dilakukan oleh para lanjut usia (lansia), yakni Pesantren Kilat Ramadan untuk Lansia.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, secara resmi membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) di Pondok Lansia, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu, 21 Februari 2026.

Bagus mengapresiasi kegiatan Pondok Pesantren Ramadan untuk Lansia tersebut. Menurut dia, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjaga produktivitas para lansia di Kota Madiun. “Sehingga mereka tetap aktif dan tidak pasif,” ujar dia.

Bagus menilai, upaya tersebut dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kota Madiun dalam meningkatkan usia harapan hidup masyarakat. “Karena bahagia, jadi angka usia harapan di Kota Madiun meningkat. Dimana pada 2024 itu 75 tahun, meningkat menjadi 76 tahun di 2025”.

Menurut Bagus, peningkatan usia harapan hidup ini, turut berkontribusi pada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun. “Jadi IPM itu diantaranya dinilai dari usia harapan hidup, lama sekolah dan lainnya,” ujar dia.

Nah, karena angka usia harapan hidup meningkat sehingga mengkatrol IPM. “Saat ini IPM Kota Madiun mencapai angka 85,12 dari sebelumnya 84,51,” ujar Plt Wali Kota yang juga ketua DPW PSI Jawa Timur itu.

Sementara itu, Ketua PD Salimah Kota Madiun dr Ririn Pujirahayu, menjelaskan bahwa pesantren kilat lansia ini telah berjalan sejak 2023. Sesuai tema tahun ini, Lansia Bahagia di Bulan Mulia 1447 H, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang bahagia.

Ririn mengatakan, ada 165 peserta mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadan untuk Lansia ini. “Kegiatannya, karena pesertanya lansia, jadi (sehari) yang meliputi khotmil Al-Qur'an, zikir, tausiah, hingga salat zuhur berjamaah,” ucap dia.

Ririn juga menyebut, melalui interaksi antar sesama lansia, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keimanan dan pahala di Bulan Ramadan. Namun, juga memperkuat mentalitas peserta agar tetap sehat dan bersemangat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....