Resep Jander, Jenang Jagung Jajanan Tradisional Legendaris

  • 30 Sep 2026 10:58 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Jajanan tradisional tak selalu harus rumit untuk memiliki cita rasa yang khas. Salah satunya adalah Jander, kue tradisional berbahan dasar jagung yang dikenal pula sebagai jenang jagung. Kuliner ini memiliki rasa manis dan gurih dengan tekstur lembut serta sedikit kenyal.

Jander dikenal sebagai jajanan pasar khas wilayah Banyumas, terutama Purbalingga dan Banjarnegara. Kuliner ini masih menjadi bagian dari tradisi makanan rumahan yang diwariskan secara turun-temurun.

Keunikan Jander terletak pada bahan utamanya, yakni jagung manis segar. Jagung dapat diparut, ditumbuk, atau dihaluskan menggunakan blender. Cara pengolahan tersebut membuat Jander tetap memiliki serat halus dan karakter rasa jagung yang kuat.

Bahan-Bahan

• 2–3 buah jagung manis segar

• 500 ml santan cair

• 125 gram gula pasir atau gula merah secukupnya

• 1 bungkus agar-agar plain

• 3 sendok makan tepung maizena

• 1 lembar daun pandan

• Sejumput garam

Cara Membuat

Pertama, sisir jagung manis, kemudian blender bersama santan hingga halus. Tuangkan ke dalam panci atau teflon.

Selanjutnya, masukkan gula, agar-agar, tepung maizena, daun pandan, dan garam. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan tidak ada tepung yang menggumpal.

Masak adonan menggunakan api sedang sambil terus diaduk agar tidak gosong. Setelah mendidih dan adonan mulai mengental serta mengeluarkan letupan, matikan api.

Tuangkan adonan panas ke dalam cetakan yang sudah dibasahi sedikit air. Diamkan hingga dingin dan mengeras. Setelah padat, keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera, dan Jander siap disajikan.

Perpaduan jagung dan santan menghasilkan rasa legit, gurih, sekaligus aroma khas yang membuatnya berbeda dari jenang pada umumnya.

Menariknya, penggunaan gula dalam jumlah cukup banyak juga membantu memperpanjang daya simpan Jander. Dalam kondisi suhu ruang, kue tradisional ini dapat bertahan sekitar dua hingga tiga hari, meski daya simpan tetap dipengaruhi kondisi penyimpanan dan kebersihan saat pengolahan.

Di tengah banyaknya jajanan modern, Jander menjadi contoh bagaimana bahan sederhana seperti jagung dapat diolah menjadi kuliner bernilai budaya. Resep yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat Jander bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari jejak kuliner tradisional masyarakat Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....