Kei Pizza: Pizza Homemade yang Mengandalkan Rasa dan Kualias Bahan
- 30 Agt 2026 06:49 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - KEI Pizza membuktikan bahwa sebuah produk kuliner tidak harus lahir dari dapur besar atau modal yang berlimpah untuk bisa menemukan pasarnya. Berawal dari dapur rumahan di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pizza homemade ini perlahan menarik perhatian pencinta kuliner, termasuk setelah salah satu kontennya mendapat respons luas di media sosial.
Produk yang dirintis oleh Eva Maya Rahmawati ini hadir dengan konsep sederhana, menghadirkan pizza yang enak, menggunakan bahan pilihan, namun tetap bisa dijangkau oleh berbagai kalangan. Dari awalnya hanya menawarkan beberapa pilihan rasa, kini Kei Pizza telah berkembang dengan sekitar 12 varian menu yang lahir dari perjalanan mencoba, memperbaiki, hingga mendengarkan permintaan pelanggan.
Bagi Eva, membuat pizza bukan sekadar mencampurkan bahan dan memasukkannya ke dalam oven. Setiap adonan dibuat sendiri, kemudian ditakar dan diolah dengan resep yang terus dikembangkan.
Ia mengaku resep Kei Pizza tidak langsung ditemukan dalam sekali percobaan. Ada beberapa kegagalan yang justru menjadi bagian dari proses untuk menemukan rasa dan tekstur yang dianggap paling pas.
"Setelah mendapat resep saya coba dan tambahkan resep dengan beberapa kali percobaan. Sampai menemukan resep yang pas versi saya" kata Eva, kemarin.
Salah satu ciri yang ingin dipertahankan adalah karakter dough atau adonan pizza. Tidak terlalu lembut seperti roti, tetapi juga tidak keras. Menurut Eva, tekstur tersebut menjadi salah satu identitas produknya.
Karena itulah, sebelum sebuah resep benar-benar digunakan, pizza terlebih dahulu dicicipi dan dievaluasi bersama orang-orang terdekat. Dari sejumlah menu yang tersedia, Lava Cheese menjadi salah satu varian yang banyak diminati pelanggan.
Saus kejunya diracik sendiri oleh Eva, dengan perpaduan topping seperti bawang bombai, sosis sapi, beef burger, jagung, dan jamur. Selain itu, ada pula varian Meat Lovers yang menjadi pilihan bagi pencinta topping daging, serta berbagai pilihan rasa lain yang dapat disesuaikan dengan selera.
Kei Pizza juga menawarkan dua pilihan ukuran, yakni berdiameter 24 sentimeter dan 28 sentimeter. Harga produknya dimulai dari sekitar Rp25 ribu hingga Rp65 ribu, tergantung ukuran dan varian. Pilihan tersebut menjadi salah satu cara Kei Pizza menjangkau pelanggan yang ingin menikmati pizza homemade tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu tinggi.
Meski mengusung harga yang relatif terjangkau, Eva tetap berusaha menjaga kualitas bahan. Ia memilih bahan yang menurutnya cocok dan mampu menghasilkan rasa yang lebih baik. Prinsipnya sederhana, harga boleh disesuaikan dengan pasar, tetapi rasa tetap harus menjadi alasan pelanggan untuk kembali membeli.
Menariknya, pelanggan juga memiliki ruang untuk menentukan pizza sesuai selera. Beberapa topping dapat ditambahkan berdasarkan permintaan, termasuk pilihan rasa yang lebih pedas.
Fleksibilitas ini membuat Kei Pizza tidak hanya menjual menu yang sudah tersedia, tetapi juga berusaha mendengarkan keinginan konsumennya. Saat ini, Kei Pizza masih mengandalkan sistem pemesanan terlebih dahulu agar pizza bisa disajikan dalam kondisi segar.
Pelanggan biasanya memesan sebelum produk dibuat sesuai antrean. Cara ini dipilih untuk menjaga kualitas, terutama karena pizza dinilai memiliki rasa terbaik ketika baru keluar dari oven.
"Saat ini membuat pesanan masih sesuai orderan belum ready stock. Kan enak pizza dipesan langsung dibuat trus dimakan saat hangat" ucap Eva.
Perjalanan produk lokal ini juga semakin terbantu oleh media sosial. Awalnya promosi hanya dilakukan melalui WhatsApp dan dari mulut ke mulut.
Namun, setelah salah satu video Kei Pizza ramai di TikTok, permintaan pun mulai datang dari lebih banyak pelanggan, termasuk dari wilayah Kota Madiun. Respon tersebut sekaligus membuka jalan baru bagi usaha rumahan yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar.
Bagi Kei Pizza, berkembangnya jumlah varian dan pelanggan bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar. Eva justru masih terus menerima masukan, mencoba bahan, dan menjaga kualitas produknya.
"Di tengah banyaknya pilihan kuliner saat ini, rasa dan kepuasan pelanggan tetap menjadi hal yang paling menentukan," tambahnya.
Dari sebuah dapur rumahan, Kei Pizza kini sedang membangun jalannya sendiri. Bukan hanya menawarkan sepotong pizza, tetapi juga menyajikan cerita tentang keberanian mencoba, kesabaran memperbaiki, dan keyakinan bahwa produk lokal pun bisa tumbuh ketika dibuat dengan sungguh-sungguh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....