Tips Mengolah Belut agar Tidak Amis dan Tetap Kaya Nutrisi!
- 30 Jun 2026 19:44 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Belut dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi. Selain memiliki cita rasa gurih, belut juga mengandung vitamin A, DHA, zat besi, vitamin B12, kalsium, fosfor, serta protein berkualitas tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, agar manfaat tersebut tetap terjaga, cara mengolah belut perlu diperhatikan.
Melansir dari kanal YouTube Dinda Alamanda, belut dapat diolah dengan cara sederhana agar teksturnya renyah, tidak amis, dan tetap lezat saat disantap.
"Cara ngolah belutnya gampang banget. Ini versi yang paling sederhana dan paling sering aku masak," ujar Dinda dalam videonya.
Langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan belut hingga benar-benar bersih, kemudian mengeringkannya. Setelah itu, belut disimpan di dalam kulkas semalaman agar lendirnya berkurang. Jika ingin lebih praktis, lendir juga dapat dibersihkan menggunakan garam atau tepung terigu.
"Belutnya sudah dicuci bersih, sudah dikeringkan, taruh saja di dalam kulkas semalaman biar lendirnya berkurang, atau bisa dicuci pakai garam atau tepung terigu," jelasnya.
Selanjutnya, belut dipukul-pukul atau dimemarkan sebelum dipotong-potong agar hasil akhirnya lebih garing saat digoreng. Setelah dipotong, belut diberi perasan jeruk kalamansi dan didiamkan selama sekitar 15 menit untuk membantu mengurangi aroma amis.
Tak hanya itu, Dinda juga menambahkan garam dan sedikit cuka dapur ke dalam belut sebelum dimasak.
"Kasih garam sama cuka dapur. Biar apa dikasih cuka? Biar garing," katanya.
Sebelum digoreng, belut ditaburi tepung tipis-tipis agar minyak tidak mudah muncrat saat proses penggorengan. Belut kemudian digoreng bersama bawang putih yang telah digeprek hingga mencapai tingkat kematangan sesuai selera.
Meski demikian, untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal, belut sebaiknya tidak dimasak menggunakan minyak jelantah. Penggunaan minyak yang telah dipakai berulang kali dapat merusak kandungan omega-3 yang terdapat dalam belut.
Selain digoreng, belut juga dapat diolah dengan cara dikukus, dipanggang, atau dijadikan pepes dan sup. Metode tersebut dinilai lebih sehat karena dapat meminimalkan tambahan lemak trans sekaligus menjaga kandungan gizinya.
Belut sendiri memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, mulai dari membantu menjaga kesehatan mata berkat kandungan vitamin A, mendukung fungsi otak karena kaya DHA, memperkuat tulang dan gigi melalui kandungan kalsium serta fosfor, membantu mencegah anemia berkat zat besi dan vitamin B12, hingga mempercepat penyembuhan luka karena mengandung protein berkualitas tinggi.
Meski demikian, belut harus dimasak hingga benar-benar matang untuk mengurangi risiko kontaminasi parasit maupun bakteri yang umum ditemukan pada hewan air tawar. Dengan pengolahan yang tepat, belut dapat menjadi pilihan lauk bergizi yang lezat sekaligus menyehatkan bagi keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....