Apakah Anak Stunting Bisa Kembali Pulih? Ahli Berikan Penjelasan
- 31 Jul 2026 23:33 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Kondisi stunting pada anak sering kali menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para orang tua, terutama terkait potensi dampaknya terhadap fisik dan tingkat kecerdasan anak.
Menjawab keresahan tersebut, Dokter spesialis anak asal Madiun, dr. Kirnia Tri Wulandari, Sp.A, M.Biomed, menegaskan bahwa kondisi stunting, pada dasarnya masih dapat diperbaiki melalui langkah yang tepat dan terukur.
“Apakah kondisi stunting bisa diperbaiki? Jawabannya tentu bisa. Kita dapat mengoreksinya dengan cara memperbaiki status gizi dan memulihkan kondisi malnutrisi anak terlebih dahulu. Ketika berat badan anak berhasil dinaikkan ke level ideal, maka tinggi badannya juga akan tumbuh secara optimal, “ jelas dr. Nia.
“Selain itu, mengenai pengaruh stunting terhadap kecerdasan atau kemampuan kognitif, hal ini sangat berkaitan. Tingkat gizi anak memegang peranan yang sangat krusial dalam menentukan kapasitas kecerdasannya,” paparnya lebih lanjut
Kemudian, dr. Nia juga mengatakan, jika harus dilihat secara cermat terlebih dahulu, apakah tubuh pendek pada anak memang disebabkan oleh masalah kekurangan gizi (stunting) atau faktor lainnya.
Masyarakat perlu membedakan antara anak bertubuh pendek akibat stunting dan anak bertubuh pendek karena faktor genetik, hal ini karena anak yang bertubuh pendek akibat keturunan memiliki potensi tinggi genetik tersendiri yang berbeda dengan kondisi pendek akibat masalah gizi buruk.
Penyelesaian masalah stunting tidak hanya berdampak pada perbaikan postur fisik, tetapi juga menjadi dasar penting dalam mengoptimalkan kondisi gizi secara menyeluruh. Pemenuhan asupan gizi yang baik secara konsisten akan mendukung perkembangan fungsi otak dan kemampuan kognitif anak secara maksimal.
Selain perbaikan asupan gizi dan suplementasi yang tepat, pembentukan kecerdasan anak juga sangat bergantung pada dorongan lingkungan sekitar. Stimulasi tumbuh kembang yang aktif dan berkelanjutan menjadi aspek yang tidak boleh terlewatkan agar potensi kognitif dan IQ anak dapat berkembang secara optimal.
Terpenting juga langkah pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin, bahkan saat masih remaja khususnya remaja putri sebagai calon ibu. Upaya pencegahan stunting pada anak memerlukan perhatian komprehensif yang dimulai sejak fase persiapan hingga masa kehamilan.Hal tersebut seperti, pemenuhan zat gizi mikro dan makro pada ibu hamil menjadi landasan utama dalam menjaga tumbuh kembang janin agar terhindar dari risiko gangguan pertumbuhan sejak berada di dalam kandungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....