Psikolog Ungkap Makna Slow Living bagi Generasi Muda
- 22 Mei 2026 13:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Konsep slow living kini semakin dikenal di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan hidup di tengah tekanan era digital. Gaya hidup ini dinilai menjadi cara baru anak muda dalam memaknai ketenangan, kesehatan mental, dan kualitas hidup.
Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa slow living bukan sekadar hidup santai, tetapi tentang menjalani kehidupan secara lebih sadar dan terhubung dengan diri sendiri.
“Makna utama slow living adalah memberi ruang bagi diri untuk menikmati proses hidup tanpa terus-menerus merasa dikejar target atau validasi sosial,” ujarnya pada Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Andi, generasi muda saat ini hidup di lingkungan yang serba cepat dan kompetitif. Tekanan untuk tampil sukses, produktif, dan terus berkembang sering kali membuat individu merasa lelah secara emosional.
“Banyak Gen Z mulai sadar bahwa hidup yang terlalu dipaksakan justru membuat mereka kehilangan keseimbangan. Karena itu, mereka mulai mencari ritme hidup yang lebih sehat,” jelasnya.
Ia menambahkan, slow living mengajarkan seseorang untuk lebih fokus pada kualitas dibanding kuantitas. Hal tersebut dapat terlihat dari cara generasi muda mulai menghargai waktu istirahat, menikmati aktivitas sederhana, hingga mengurangi kebiasaan membandingkan diri di media sosial.
Dari sisi psikologis, pola hidup ini membantu individu meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dan mengurangi tekanan mental. Dengan ritme hidup yang lebih tenang, seseorang dapat lebih memahami kebutuhan emosionalnya dan mengambil keputusan secara lebih bijak.
“Ketika seseorang tidak terus-menerus terburu-buru, ia punya kesempatan untuk mendengarkan dirinya sendiri,” tambah Andi.
Meski demikian, Andi menegaskan bahwa slow living bukan berarti menghindari tanggung jawab atau kehilangan ambisi. Menurutnya, konsep ini justru membantu seseorang menjalani hidup secara lebih realistis dan berkelanjutan.
“Bukan tentang berhenti berkarya, tetapi tentang menjalani hidup dengan ritme yang sehat dan tidak memaksakan diri,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....