Gen Z Rentan Logical Fallacy, Ini Kata Psikolog
- 29 Apr 2026 22:49 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Perkembangan arus informasi di era digital membawa dampak besar terhadap pola pikir Generasi Z. Salah satu fenomena yang kini menjadi perhatian adalah kecenderungan terjadinya logical fallacy atau kesalahan berpikir dalam menyerap dan menyimpulkan informasi.
Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa logical fallacy merupakan kesalahan dalam penalaran yang membuat seseorang menarik kesimpulan yang tidak tepat, meskipun terlihat logis di permukaan.
“Di era media sosial, informasi datang sangat cepat dan tidak semuanya melalui proses verifikasi yang matang. Ini yang membuat Gen Z lebih rentan,” ujarnya pada Rabu (29/4/2026).
Menurut Andi, paparan konten yang masif dan serba instan membuat individu cenderung menerima informasi tanpa proses berpikir kritis yang mendalam. Banyak informasi dikonsumsi dalam bentuk potongan singkat, sehingga konteks sering kali terabaikan.
“Misalnya, seseorang langsung percaya pada satu opini tanpa melihat data atau sudut pandang lain. Ini bentuk sederhana dari logical fallacy,” jelasnya.
Ia menambahkan, algoritma media sosial juga memperkuat kondisi tersebut. Konten yang sering muncul biasanya sejalan dengan preferensi pengguna, sehingga membentuk echo chamber atau ruang gema yang mempersempit sudut pandang.
Akibatnya, individu semakin yakin dengan pendapatnya sendiri tanpa mempertimbangkan kemungkinan lain. Hal ini dapat memicu kesalahpahaman, polarisasi, hingga konflik di ruang digital.
“Ketika seseorang hanya terpapar satu jenis informasi, kemampuan berpikir kritis bisa menurun karena tidak terbiasa menguji kebenaran dari berbagai sisi,” tambah Andi.
Namun demikian, Andi menegaskan bahwa kondisi ini bukan tanpa solusi. Ia menyarankan agar Gen Z mulai melatih kemampuan berpikir kritis, seperti memeriksa sumber informasi, membandingkan data, serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
“Biasakan bertanya: apakah ini fakta atau opini? Apakah sumbernya kredibel? Ini langkah sederhana tapi penting,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....