Telur Lalat Tertelan, Apakah Bisa Menyebabkan Penyakit? Ini Penjelasannya
- 17 Apr 2026 15:20 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Lalat sering dianggap sebagai serangga pembawa penyakit. Hal ini bukan tanpa alasan.
Lalat kerap hinggap di tempat-tempat kotor seperti sampah, kotoran hewan, hingga bangkai, lalu berpindah ke makanan manusia. Tanpa disadari, lalat juga bisa meninggalkan telur-telurnya pada makanan yang kita konsumsi.
Lantas, apa yang terjadi jika telur lalat tersebut tidak sengaja termakan?
Apa Itu Telur Lalat?
| Baca juga: Apakah Bahaya jika Terlalu Banyak Sendawa? |
Telur lalat berukuran sangat kecil, berwarna putih, dan sering kali sulit terlihat dengan mata telanjang. Dalam kondisi tertentu, telur ini dapat menetas menjadi larva (belatung) dalam waktu singkat, terutama pada makanan yang lembap atau sudah mulai membusuk.
Secara umum, jika telur lalat tertelan dalam jumlah kecil, tubuh manusia biasanya mampu mengatasinya karena adanya asam lambung. Namun, tetap ada beberapa risiko yang perlu diwaspadai:
Gangguan Pencernaan
Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau sakit perut.
2. Infeksi Bakteri
Menurut World Health Organization (WHO), lalat rumah dapat membawa berbagai mikroorganisme patogen dari lingkungan kotor ke makanan manusia. Bakteri seperti Salmonella dan E. coli bisa menyebabkan keracunan makanan dan infeksi saluran cerna.
3. Myiasis (Kasus Langka)
Dalam kondisi yang sangat jarang, telur lalat dapat bertahan dan menetas di dalam tubuh, menyebabkan infeksi yang dikenal sebagai Myiasis.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), myiasis lebih sering terjadi pada kulit atau luka terbuka, namun dalam kasus tertentu dapat terjadi di saluran pencernaan, meskipun sangat jarang.
Ahli mikrobiologi dan kesehatan masyarakat menegaskan bahwa risiko utama bukan pada telurnya, melainkan kontaminasi bakteri yang dibawa lalat. Dalam publikasi kesehatan lingkungan, Centers for Disease Control and Prevention menjelaskan bahwa lalat dapat memindahkan kuman dari permukaan kotor ke makanan melalui kaki dan tubuhnya.
Selain itu, berbagai literatur kesehatan menyebutkan bahwa asam lambung manusia umumnya cukup kuat untuk menghancurkan telur maupun larva yang tertelan, sehingga kasus serius jarang terjadi pada orang dengan kondisi kesehatan normal.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika setelah mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi muncul gejala seperti:
- Muntah dan diare berkepanjangan
- Demam tinggi
- Nyeri perut hebat
- Tanda-tanda dehidrasi
Cara Mencegah
Untuk menghindari risiko tersebut:
- Selalu menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat
- Menjaga kebersihan dapur dan lingkungan
- Tidak mengonsumsi makanan yang terlalu lama terbuka
- Memastikan makanan dimasak dengan matang
Menelan telur lalat memang tidak selalu berbahaya, tetapi tetap berisiko karena potensi membawa bakteri penyebab penyakit. Seperti yang ditekankan oleh World Health Organization, menjaga kebersihan makanan adalah langkah utama dalam mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan. (DMR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....