Work-Life Balance Jadi Prioritas, Apa Kata Psikolog?

  • 10 Apr 2026 18:56 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Perubahan pola pikir generasi Z dalam dunia kerja semakin terlihat, salah satunya dalam hal prioritas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Istilah work-life balance kini menjadi perhatian utama, terutama bagi anak muda yang mulai memasuki dunia profesional.

Psikolog Madiun, Andi Cahyadi menilai bahwa fenomena ini merupakan bentuk kesadaran baru terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan pekerjaan.

“Gen Z lebih aware bahwa bekerja bukan hanya soal produktivitas, tapi juga tentang kesejahteraan diri secara keseluruhan,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026).

Menurutnya, generasi sebelumnya cenderung memandang kerja keras sebagai prioritas utama, bahkan mengorbankan waktu pribadi. Namun, Gen Z mulai mengubah pola tersebut dengan menempatkan keseimbangan hidup sebagai bagian penting dari kesuksesan.

Hal ini tidak lepas dari meningkatnya pemahaman tentang dampak stres dan kelelahan kerja terhadap kondisi psikologis.

“Kalau tidak ada keseimbangan, risiko seperti burnout bisa lebih cepat muncul, terutama di usia produktif,” jelas Andi.

Selain itu, pengalaman selama pandemi juga turut memengaruhi cara pandang terhadap pekerjaan. Fleksibilitas waktu dan ruang kerja membuat banyak orang menyadari pentingnya memiliki waktu untuk diri sendiri.

Gen Z juga cenderung lebih selektif dalam memilih pekerjaan. Lingkungan kerja yang sehat, jam kerja yang fleksibel, serta budaya perusahaan menjadi pertimbangan utama.

Meski demikian, Andi mengingatkan bahwa work-life balance bukan berarti menghindari tanggung jawab pekerjaan.

“Keseimbangan itu bukan soal membagi waktu secara sama rata, tapi bagaimana seseorang bisa mengelola peran kerja dan kehidupan pribadi secara sehat,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mengatur waktu, menetapkan batasan, serta komunikasi yang baik di lingkungan kerja.

Sebagai penutup, Andi Cahyadi menegaskan bahwa menjadikan work-life balance sebagai prioritas adalah langkah positif, selama tetap diimbangi dengan tanggung jawab dan komitmen profesional.

“Bekerja itu penting, tapi menjaga diri sendiri juga tidak kalah penting,” bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....