Mengenal Gejala Holiday Blues Menurut Psikolog

  • 25 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Momen liburan seperti Lebaran yang seharusnya membawa kebahagiaan, ternyata tidak selalu dirasakan sama oleh semua orang. Sebagian generasi muda justru mengalami kondisi emosional yang dikenal sebagai holiday blues, yakni perasaan sedih atau hampa setelah atau selama masa liburan.

Psikolog Andi Cahyadi menjelaskan bahwa holiday blues merupakan kondisi psikologis yang umum terjadi akibat perubahan suasana dan ekspektasi yang tidak sesuai dengan kenyataan.

“Holiday blues biasanya muncul karena adanya pergeseran dari suasana yang ramai dan penuh aktivitas, kembali ke rutinitas yang lebih tenang atau bahkan penuh tekanan,” ujarnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Menurutnya, ada beberapa gejala yang bisa dikenali sejak dini. Salah satunya adalah perubahan suasana hati yang cenderung menurun setelah liburan berakhir.

Individu yang mengalami holiday blues juga sering merasa kehilangan semangat, sulit fokus, dan kurang termotivasi untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. “Selain itu, muncul juga perasaan kosong, cemas berlebihan, atau bahkan overthinking terhadap kondisi hidup setelah dibandingkan dengan orang lain saat momen kumpul keluarga,” jelasnya.

Gejala lain yang cukup umum adalah kelelahan emosional akibat terlalu banyak interaksi sosial selama liburan. Hal ini membuat seseorang justru membutuhkan waktu untuk “recharge” setelah momen silaturahmi.

Andi menambahkan, sebagian orang juga menjadi lebih sensitif terhadap komentar atau pertanyaan personal yang muncul saat Lebaran, sehingga memicu tekanan psikologis tersendiri. Meski demikian, ia menegaskan bahwa holiday blues bukanlah gangguan mental serius, melainkan respons emosional sementara. Namun, jika berlangsung lama dan semakin berat, kondisi ini perlu diwaspadai karena bisa mengarah pada Depression.

“Kalau perasaan sedih atau cemas berlangsung berkepanjangan dan mengganggu aktivitas, sebaiknya segera mencari bantuan profesional,” tambah Andi. Ia juga mengingatkan pentingnya mengenali kondisi diri sendiri serta tidak memaksakan ekspektasi berlebihan terhadap momen liburan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....