Tanda-Tanda Perilaku Narsistik pada Generasi Muda

  • 22 Mar 2026 22:13 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun: Perkembangan media sosial yang pesat turut memengaruhi cara generasi muda mengekspresikan diri. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait meningkatnya perilaku narsistik yang sering dikaitkan dengan Narcissistic Personality Disorder (NPD), khususnya di kalangan Generasi Z.

Psikolog Andi Cahyadi menjelaskan bahwa penting untuk membedakan antara perilaku narsistik sehari-hari dengan gangguan kepribadian yang sebenarnya.

“Tidak semua orang yang terlihat percaya diri atau aktif di media sosial bisa langsung dikategorikan mengalami NPD,” ujarnya pada Selasa 17 Maret 2026.

Menurutnya, terdapat beberapa tanda yang bisa dikenali sebagai kecenderungan perilaku narsistik pada generasi muda. Salah satunya adalah kebutuhan berlebihan untuk mendapatkan pengakuan atau validasi dari orang lain, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

Selain itu, individu dengan kecenderungan narsistik cenderung ingin selalu menjadi pusat perhatian dan merasa dirinya lebih unggul dibandingkan orang lain. Mereka juga sering kali sulit menerima kritik atau masukan, bahkan dapat meresponsnya secara defensif.

“Tanda lainnya adalah kurangnya empati terhadap orang lain. Mereka cenderung lebih fokus pada diri sendiri dan kurang peka terhadap perasaan orang di sekitarnya,” jelas Andi.

Ia menambahkan bahwa perilaku manipulatif juga bisa menjadi indikator, di mana seseorang memanfaatkan orang lain untuk kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan dampaknya.

Meski demikian, Andi mengingatkan bahwa kemunculan beberapa tanda tersebut tidak serta-merta menunjukkan seseorang mengalami gangguan kepribadian. Diagnosis tetap harus dilakukan oleh tenaga profesional melalui proses yang tepat.

Ia menyarankan agar generasi muda mulai membangun kesadaran diri dan kemampuan refleksi. Dengan memahami emosi serta perilaku sendiri, seseorang dapat menghindari kecenderungan yang mengarah pada perilaku narsistik.

“Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara rasa percaya diri dan empati terhadap orang lain,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....