Gorengan saat Berbuka Berisiko Ganggu Kesehatan Ginjal

  • 27 Feb 2026 04:31 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kebiasaan mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada kesehatan ginjal. Hal ini diungkapkan dr. Saddam Ismail melalui kanal YouTube miliknya saat membahas kebiasaan yang dapat merusak ginjal selama bulan Ramadan.

Menurut dr. Saddam, gorengan seperti bakwan, tahu isi, dan risol umumnya mengandung garam atau natrium dalam jumlah tinggi. Kandungan tersebut membuat makanan terasa gurih, namun berisiko jika dikonsumsi secara berlebihan.

Ia menjelaskan, konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini membuat seseorang mudah merasa haus setelah mengonsumsi makanan asin.

Selain itu, kadar garam yang tinggi juga dapat meningkatkan volume darah. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah dapat meningkat.

“Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat merusak pembuluh darah kecil di dalam ginjal secara perlahan,” jelas dr. Saddam.

Ia menambahkan, hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kerusakan ginjal setelah diabetes. Jika kondisi ini terjadi dalam jangka panjang, fungsi ginjal dapat menurun bahkan mengalami kerusakan permanen.

Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi makanan tinggi garam saat berbuka puasa. Pemilihan makanan yang lebih sehat dinilai penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sebagai alternatif, dr. Saddam menyarankan untuk mengonsumsi buah-buahan atau kurma saat berbuka. Kandungan nutrisi dalam kurma dinilai lebih aman dan dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung kesehatan ginjal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....